#limbahmedis#rsudam#beritalampung

Limbah Infeksius Ditangani RSUD Abdul Moeloek

Limbah Infeksius Ditangani RSUD Abdul Moeloek
Limbah medis. Ilustrasi


Bandar Lampung (lampost.co) -- Limbah infeksius yang berasal dari peralatan medis ditangani langsung RSUD Abdul Moeloek. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana, Senin, 1 Februari 2021.

Ia mengatakan fasilitas untuk pengolahan limbah medis berada di RSUDAM. Setiap Puskesmas akan mengirimkan limbah medis vaksinasi Covid-19 ke rumah sakit pemerintah itu.

“Rumah sakit kerja sama dengan pihak ketiga untuk mengusahakan pengolahan limbah medis,” ujar Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Lampung itu.

Sementara itu, Humas RSUDAM, Ratna Dewi Ria, membenarkan penanganan limbah medis vaksinasi. Penanganan yang dilakukan menerapkan standar operasional prosedur (SOP).

“Untuk sampah medis dimasukkan ke dalam kantong plastik khusus (infeksius) berwarna kuning. Sementara sampah non medis (non infeksius) berwarna hitam,” kata Ria sapaan akrabnya.

Setelah itu, petugas kebersihan mengangkut sampah medis (infeksius) dan sampah non medis (non infeksius) ke penampungan. Namun, bagi sampah medis dibawa ke tempat penyimpanan sementara limbah bahan berbahaya dan beracun (TPS B3). Sementara sampah non medis ke TPS domestik.

“Sampah medis di TPS B3 akan diangkut transporter PT Biuteknika Bina Prima untuk dimusnahkan PT Wastec,” pungkas Ria.

Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 84 Tahun 2020 disebutkan fasilitas kesehatan dalam melaksanakan pelayanan vaksinasi Covid-19 membentuk tim pelaksana yang memiliki beberapa fungsi. Salah satunya dengan melakukan pengelolaan limbah medis.

 

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait