#pencemaran#limbah

Limbah Aspal Ditemukan di Perairan Bengkunat

Limbah Aspal Ditemukan di Perairan Bengkunat
Polda selidiki limbah aspal yang ada di pesisir laut Lampung. Istimewa


Krui (Lampost.co) -- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pesisir Barat mencatat pencemaran limbah diduga aspal ditemukan di wilayah perairan Kecamatan Bengkunat. Di antaranya pantai Belimbing Tambling Ujung dan pantai Pekon Kutajawa.

Kepala DLH Pesisir Barat, Husni Aripin mengatakan pencemaran laut diduga dari limbah aspal yang telah terjadi sejak sepekan lalu baru ditemukan di wilayah laut dan pantai Kecamatan Bengkunat, khususnya di Tambling Ujung Belimbing dan Pantai Pekon Kutajawa kecamatan setempat. Sementara untuk perairan lain belum ada pencemaran.

Baca juga: Bareskrim Polri Selidiki Limbah Aspal di Pesisir Lampung

"Sampai sekarang (limbah) hanya sampai batas Kecamatan Bengkunat. Untuk Ngaras kami belum dapat laporan sudah masuk atau tidak," kata Husni, Jumat, 17 September 2021.

Hingga saat ini, pihaknya belum menemukan terjadinya kematian biota laut seperti ikan atau penyu akibat pencemaran limbah di wilayah setempat.

"DLH tidak menemukan hal seperti itu (kematian biota laut). Tetapi memang informasi dari Peratin Pekon Kutajawa Kecamatan Bengkunat di daerah Tambling ada kematian penyu dan ikan akibat pencemaran limbah. Kami tidak melihat ke sana karena keterbatasan sarana," kata Husni.

Ia menambahkan, pihaknya juga telah melaporkan penemuan limbah aspal tersebut ke Gubernur Lampung.

"Diimbau kepada warga atau nelayan untuk segera menginformasikan kalau mengetahui perkembangan terbaru dari peristiwa pencemaran laut," ungkapnya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait