#pencemaran#limbah

Cagar Alam Laut Lampung Tercemar Limbah Aspal

Cagar Alam Laut Lampung Tercemar Limbah Aspal
Warga menunjukkan tumpahan limbah minyak yang tercecer di pesisir pantai Sebalang Katibung, Lampung Selatan, Lampung, Jumat (10/9/2021). Antara Foto/Ardiansyah


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Lampung mencatat saat ini limbah aspal mulai mencemari sejumlah cagar alam laut Lampung. Salah satunya cagar alam laut di Kabupaten Pesisir Barat.

"Pencemaran yang kami pantau saat ini tercatat sudah lima daerah. Di antaranya Pesawaran, Tanggamus, Lampung Selatan, Lampung Timur serta Pesisir Barat," kata Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Lampung, Murni Rizal, Senin, 13 September 2021.

Menurutnya, daerah terakhir yang terpantau dan harus mendapat penangan serius adalah Pesisir Barat di kawasan cagar alam laut. Sebab berdasarkan informasi Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) panjang cagar alam laut yang tercemar limbah tersebut mencapai 25 kilometer.

"Hitungannya yang sudah dimonitor di cagar laut mencapai 25 kilometer. Persoalan ini harus ditangani dengan serius karena dikhawatirkan mengganggu biota yang ada disana," jelas dia.

Ia mengatakan, saat ini pihaknya telah mengambil sampel limbah yang berwarna hitam dan menggumpal tersebut untuk dilakukan penelitian di laboratorium guna menemukan pelaku dibalik pencemaran tersebut.

"Insyaallah besok Gakum KLHK sudah di Lampung. Ada dari tim pencemaran juga, mereka menggandeng
laboratorium milik Pertamina. Nanti akan langsung ke lokasi pakai kapal khusus," papar dia.

Ia mengatakan, pencemaran limbah yang saat ini ditangani oleh pemerintah pusat diharapakan dapat segera terselesaikan guna menenumakan latarbelakang pencemaran tersebut.

"Kami harapkan KLHK secepatnya menyelesaikan karena  ini berkaitan dengan ekosistem apalagi ada kawasan yang dilindungi. Kami telah lengkapi berkas karena Polda juga turun tangan," tutup dia.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait