#PANGAN#BERITALAMBAR

Lima Kelompok Lumbung Pangan di Lambar Dapat Bantuan Gabah

Lima Kelompok Lumbung Pangan di Lambar Dapat Bantuan Gabah
Masyarakat didorong memperkuat cadangan pangan masyarakat melalui kegiatan Lumbung Pangan Masyarakat (LPM). Foto:Istimewa/Kementan


 Liwa (Lampost.co) -- Lima kelompok lumbung pangan masyarakat di Lampung Barat tahun ini mendapat bantuan gabah sebanyak satu ton/kelompok.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lambar, Ruspan Anwar,  mengatakan program pembentukan kelompok lumbung pangan dan pemberian bantuan gabah kepada kelompok itu telah dilaksanakan sejak beberapa tahun lalu. Pemberian bantuan gabah sebanyak 1ton/kelompok itu merupakan stimulan dari Pemkab agar dapat dikelola oleh kelompok dalam rangka kesejahtraan masyarakat terutama anggota kelompoknya itu sendiri.

Ia menjelaskan, sampai saat ini sudah ada 20 kelompok lumbung pangan masyarakat di Lambar yang sudah terbentuk. Sebanyak 15 kelompok diantaranya sudah diberikan bantuan stimulan berupa gabah sebanyak 1ton/kelompok tahun sebelumnya. Ke-15 kelompok itu tersebar di sejumlah kecamatan.

Kemudian tahun ini, pihaknya juga memberikan bantuan stimulan dalam bentuk gabah kepada lima kelompok lainya dengan masing-masing menerima sebanyak satu ton gabah.

"Tahun sebelumnya sudah 15 kelompok yang dibantu dan tahun ini ada lima kelompok yang dibantu," kata Ruspan.

Lima kelompok lumbung pangan yang akan dibantu dalam tahun 2021 ini adalah kelompok mandiri Pekon Ciptawaras, Kecamatan Gedungsurian, kelompok Sumber Makmur Pekon Srimenanti, Kecamatan Airhitam, kelompok Rukun Tani, Pekon Sukabumi, Kecamatan Batubrak. Kemudian kelompok Sebimbinganjaya, Pekon Bedudu, Kecamatan Belalau dan Gapoktan Pekon Ujungrembun, Kecamatan Lumbokseminung. Bantuan gabah itu telah diserahkan pada akhir April lalu.

Pemberian bantuan stimulan berupa gabah kepada kelompok lumbung pangan ini tujuan utamanya adalah untuk cadangan pangan bagi kelompok dalam rangka antisipasi terjadi kerawanan pangan bagi anggotanya. Namun, untuk memajukan kegiatan usaha bagi kelompok itu, bahan pangan cadangan yang dimiliki kelompok tersebut bisa dikelola agar menghasilkan nilai tambah bagi kesejahteraan anggota kelompok itu sendiri.

Ia berharap, kegiatan usaha kelompok lumbung pangan ini dapat bekerjasama dengan kelompok toko tani Indonesia yang sudah ada.
 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait