#haji#umrah#kemenag

Lima Fakta Menarik Air Zamzam

Lima Fakta Menarik Air Zamzam
Jemaah haji meminum air zamzam di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Dok MCH 2022


Makkah (Lampost.co) -- Air zamzam menjadi oleh-oleh istimewa jemaah haji untuk sanak keluarga. Air yang dipercaya mengandung keberkahan ini diambil dari sebuah sumur yang terletak pada jarak 20,60 meter dari hajar aswad, dekat ka'bah.


Sumur zamzam memiliki kedalaman hingga 42 meter dari pelataran tawaf.
 
Menurut riwayat, mata air zamzam ditemukan pertama kali oleh istri Nabi Ibrahim, yakni Siti Hajar, setelah ia berlari kecil di antara bukit Shafa dan Marwah. Hajar merasa kebingungan di saat putra kesayangannya, Ismail, kehausan di tengah padang pasir. 

Baca juga: Selipkan Air Zam-zam, 1 Truk Koper Jamaah Haji Dikembalikan

Atas petunjuk Malaikat Jibril, Siti Hajar mengentakkan kakinya beberapa kali hingga bumi pun menyemburkan air dengan kandungan dan riwayat yang unik tersebut. Berikut lima fakta unik yang dimiliki air zamzam: 

1. Memiliki banyak nama
 
Nama zamzam memang paling dikenal di kalangan umat Islam. Penamaan ini dilekatkan lantaran zamzam identik dengan keberadaan airnya yang melimpah. Namun, dalam Tarikh al Ka'bah (2004), Guru Besar Sejarah Islam 'Ain Syams University Kairo Mesir Ali Husni menyebutkan beberapa nama lain zamzam yang pernah masyhur di kalangan Arab. Yakni zimam, zamazim, hazmah jibril, hazmatul malik, ar rakhdakh, dan al hazmah.
 
2. Pernah hilang
 
Berabad-abad semenjak kepergian Nabi Ibrahim, sumur zamzam selalu menjadi rebutan para penguasa.

Masih dalam buku yang sama, Ali Husni menyebutkan bahwa keberadaan sumur zamzam pernah hilang setelah ditimbun oleh salah satu penguasa Makkah bernama Madhad bin Amru al Jurhumi. Ia menguruk zamzam dengan pasir untuk menghilangkan jejak dan menyelamatkan harta bendanya saat diserang musuh.
 
Setelah sekian lama tak diketahui titik letaknya, kakek Nabi Muhammad Saw yang bernama Abdul Muthalib menemukan dan menggali kembali sumur zamzam berdasarkan petunjuk berupa mimpi.
  
3. Mempunyai tiga mata air berbeda
 
Kejernihan zamzam bersumber dari tiga mata air berbeda. Dalam Tapak Sejarah Seputar Mekkah dan Madinah (1999), Muslim Nasution mengutip hasil penelitian yang menyatakan sumber pertama zamzam berasal dari mata air berukuran tinggi 30 centimeter dan panjang 45 cm. Mata air ini memancar deras dari arah kakbah.
 
Mata air kedua bersumber dari Jabal Qubis atau tempat dilantunkannya azan di sekitar kakbah. Sumber air ini memiliki panjang 70 cm dan tinggi 30 cm. Sementara sumber ketiga memancar dari celah-celah batu sumur dari arah gunung Jabal Abi Qubis. Semua mata air tersebut menyuplai sebanyak 8.000 liter air per menit.
 
4. Kandungan mineral lima kali lipat air kemasan
 
Zamzam memiliki kandungan mineral melampaui air kemasan yang biasa dipasarkan untuk keperluan sehari-hari. Muslim Nasution menuliskan bahwa beberapa ahli pernah membandingkan kandungan kimiawi antara zamzam dengan salah satu merek air kemasan terkenal di Makkah, yakni Moya Safa.

Dari hasil analisis yang dilakukan di sebuah laboratorium, zamzam tercatat mengandung Klor (C1) hingga 159,75 sementara air kemasan hanya sebanyak 30 cl.
 
Hal sama juga ketika menilik kandungan sulfat yang dimiliki zamzam hingga menunjukkan angka 140 sedangkan Moya Safa hanya 27. Begitu juga dengan kandungan kalsium, zamzam yang tercatat hingga mencapai 158,8 sementara air kemasan hanya 20 Ca saja.
  
5. Tidak pernah kekeringan
 
Fakta unik berikutnya adalah sumur zamzam tidak pernah mengalami kekeringan. Hal ini dibuktikan dengan jutaan haji dari berbagai penjuru dunia yang menjadikan sedikitnya lima liter zamzam sebagai oleh-oleh keluarga mereka di tanah air.

 

EDITOR

Wandi Barboy


loading...



Komentar


Berita Terkait