#Curanmor#Pencurian

Lawan Petugas Pakai Parang, Maling Motor di Tubaba Ditembak

Lawan Petugas Pakai Parang, Maling Motor di Tubaba Ditembak
Tersangka kasus curanmor saat menjalani perawatan usai tertembak di kedua kakinya oleh polisi. Dok


Panaragan (Lampost.co) -- Dewan Juri (22), warga Tiyuh Gunung Terang, Kecamatan Gunung Terang, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) terpaksa ditembak kedua kakinya oleh Tekab 308 Polres Tubaba karena melawan saat hendak ditangkap atas kasus pencurian sepeda motor.

Kasat Reskrim Polres Tubaba, Iptu Andre Try Putera mengatakan pelaku merupakan residivis curanmor yang sempat melarikan diri ke Provinsi Sumatera Selatan sebelum akhirnya dapat dilumpuhkan.

"Usai melakukan pencurian, dia (pelaku) kabur ke Kabupaten Ogan Kumring Ilir. Saat ditangkap tersangka tidak kooperatif dengan melawan anggota menggunakan parang, sehingga dilakukan tindakan tegas terukur penembakan di kedua kakinya," kata Andre, Jumat, 19 Maret 2021.

Menurut Andre, tersangka diduga telah melakukan pencurian sepeda motor merk Yamaha Mio milik korban Agung Safri Junianto, warga Tiyuh Suka Jaya, Kecamatan Gunung Agung, Kabupaten Tubaba pada Senin, 8 Maret 2021, dini hari.

"Korban melaporkan ke Polsek Gunung Agung telah terjadi pencurian motor di kediamannya, dari laporan itu petugas melakukan penyelidikan," ungkap Kasat.

Akibat perbuatannya, Dewan Juri yang merupakan revidivis Pasal 365 dan 363 ini kembali mendekam di Mapolres Tubaba.

"Atas tindak kejahatan yang telah dilakukannya lagi, pelaku dijerat pasal 363 tentang pencurian dengan pemberatan, dengan hukuman paling lama 7 tahun kurungan penjara," ujar Andre. 

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait