#beritalampung#beritalampungterkini#kesehatan#penyakitparu#tuberkulosis

Lamsel Lampaui Target Terduga Penyakit TB 2022

Lamsel Lampaui Target Terduga Penyakit TB 2022
Inisiatif Lampung Sehat (ILS) Lampung Selatan menggelar konferensi pers terkait upaya kolaborasi penanggulangan penyakit tuberkulosis (TB) di RM Hidayah Kuring Kalianda, Selasa, 20 Desember 2022. Lampost.co/Juwantoro


Kalianda (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menyatakan target terduga penyakit tuberkulosis (TB) dicanangkan 14 ribu pada 2022 terlampaui.

"Ini semua berkat komitmen dan dukungan semua lapisan baik organisasi Inisiatif Lampung Sehat (ILS), Koalisi Organisasi Profesi Indonesia Tuberkulosis Lampung Selatan, rumah sakit swasta dan klinik serta RSUD Bob Bazar Kalianda dalam upaya pencegahan dan penganggulangan penyakit TB," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Lamsel Basuki Didik Setiawan, Selasa, 20 Desember 2022, di RM Hidayah Kuring Kalianda dalam Konferensi Pers Upaya Kolaborasi Penanggulangan TB.

Menurut dia, untuk menemukan orang yang menderita penyakit TB cukup sulit.  Untuk itu, perlu peran semua masyarakat yang peduli dalam pencegahan dan penanggulangan penyakit TB yang merupakan penyakit menular.

Baca juga: Lampung Post Gelar Garden Fest 2022 Diisi Berbagai Kegiatan 

"Jika ada orang yang menderita TB tidak diobati, akan menular ke orang lain. Sebab, penyakit TB merupakan penyakit menular secara langsung. Jadi, peran semua pihak sangat dibutuhkan. Pada 2023 tentunya target terduga penyakit TB di Lamsel akan dinaikkan menjadi 18 ribu. Jadi, salah satu pencegahannya bisa dilakukan dengan cara menemukan orang menderita TB sebanyak-banyaknya untuk diobati," katanya.

Hal senada dikatakan Koordinator Program Inisiatif Lampung Sehat Lampung Selatan Rudi Hartono mengatakan pihaknya yang merupakan bagian dari pemerintah ikut berkomitmen dalam pengentasan penyakit TB di Lamsel.

"Untuk itu, kami akan meningkatkan kerja sama dengan Dinkes Lamsel, dokter praktek mandiri, klinik, dan RSUD Bob Bazar Kalianda. Selain itu, kami juga mendorong bagaimana Pemkab Lamsel dapat meningkatkan anggaran untuk pengentasan penyakit TB," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Koalisi Organisasi Profesi Indonesia TB Lampung Selatan Wahyu Wibisana mengatakan pihaknya bersama dokter-dokter praktek mandiri dan klinik baik negeri dan swasta di Lamsel berkomitmen melaporkan kegiatan dalam pencegahan penyakit TB.

"Bahkan, ke depan kami juga akan buka akses seluas-luasnya untuk menemukan penderita TB untuk diobati. Selain itu, kami akan mencoba memberikan suplemen dan melakukan senam kesehatan jasmani bersama masyarakat. Ini dilakukan untuk pencegahan dan penanggulangan penyakit TB," katanya.

Di lain pihak, Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD Bob Bazar Kalianda Kusmiati, menyatakan pihaknya juga berkomitmen memberikan pelayanan terhadap pasien TB rujukan.

"Oleh sebab itu, kami telah siapkan satu ruangan khusus penyakit paru. Selain itu, kami juga telah siapkan peralatannya," ujarnya. 

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait