#PAD#Lampungselatan

Lamsel Capai Target Realisasi PAD 86,68 Persen

Lamsel Capai Target Realisasi PAD 86,68 Persen
PAD Lamsel/Lampost.co/Juantoro


Kalianda (Lampost.co) -- Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) menyatakan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari 10 item per tanggal 17 Desember 2020 telah tercapai Rp110.981.823.159 atau 86,68% dari target Rp128.043.620.000.

"Insyaallah hingga akhir Desember 2020 bisa tercapai target. Sebab, banyak perusahaan yang akan bayar mendekati akhir tahun 2020 ini," ujar Kepala BPPRD Lamsel Burhanuddin, Jumat, 18 Desember 2020.

Menurut Burhanuddin, dari 10 item pajak dan retribusi itu terdapat tiga item yang PAD-nya over target, yakni pajak hotel dari target Rp500.000.000 terealisasi Rp541.062.796 atau 108,21%, pajak hiburan target Rp130.000.000 terealisasi Rp180.431.519 atau 138,79% dan pajak penerangan jalan teget Rp46.500.000.000 terealisasi Rp47.241.706.601 atau 101,60%.

"Alhamdulillah, meskipun dalam kondisi pandemi Covid-19 PAD yang kami kelola cukup bagus. Kami optimis PAD tersebut bisa mencapai target," katanya.

Pada tahun 2021 target PAD Lamsel kembali dinaikkan menjadi Rp141 miliar. Sebab, di tahun depan terdapat retribusi tower telekomunikasi sebesar Rp1,1 miliar targetnya.

"Untuk mengejar target penerimaan  PAD kami akan bekerja lebih maksimal lagi. Dengan memfungsikan semua Unit Pelaksana Teknis (UPT) untuk turun kelapangan. Sebenarnya, kami sudah kerja maksimal. Tapi, hal ini harus lebih ditekankan kepada semua petugas dan UPT guna memberikan motivasi,"tegasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, tujuh item pajak dan retribusi yang juga cukup bagus hasil realisasinya meliputi pajak restoran dari target Rp4 miliar terealisasi Rp3.443.393.823 atau 86.06%, pajak reklame terget Rp1,5 miliar terealisasi Rp1.499.226.334 atau 99,95%, pajak parkir target Rp1,5 miliar terealisasi Rp1.249.075.233 atau 83,27% dan pajak air tanah target Rp1,650 miliar terealisasi Rp1.278.530.825 atau 77,49%.

Lalu, Pajak mineral bukan logam dan bantuan dari target Rp9,5 miliar terealisasi Rp5.151.472.234 atau 54,23%, Pajak Bumi Bangunan (PBB) target Rp41.813.620.000 terealisasi Rp30.353.518.686 atau 72,59% dan Pajak Bea Perolehan Hak Tanah dan Bangunan target Rp20,950 miliar terealisasi Rp20.043.405.096 atau  95,67%. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait