#COVID-19#LAMPUNGUTARA

Lampura Masuk Zona Merah Covid-19 Meski Kasus Harian Nihil

Lampura Masuk Zona Merah Covid-19 Meski Kasus Harian Nihil
Update data covid-19 Kabupaten Lampung Utara. Foto: Dinas Kesehatan Lampung Utara


Kotabumi (Lampost.co) -- Kabupaten Lampung Utara (Lampura) kembali masuk kepada tingkat penyebaran covid-19 tak terkendali (zona merah) meski tidak ada peningkatan harian covid-19 maupun angka kematian. Lampura bersanding dengan 14 kabupaten/kota dari 16 se-Provinsi Lampung. Kini, Lampung menyisakan dua wilayah berpotensi tak terkendali (oranye). 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampura, Maya Natalia Manan, mengatakan seluruh lapisan masyarakat tetap melaksanakan protokol kesehatan ketat melalui 5 M yakni, memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

"Dan yang tak kalah penting, ikut vaksinasi seperti dianjurkan pemerintah," kata dia di ruang kerja, Selasa, 3 Agustus 2021. 

Menurut Maya, dengan kembalinya zona itu, penerapan PPKM ketat di sana dilakukan sesuai keputusan bersama pada poin pertama. Misalnya, tidak ada tempat usaha atau kegiatan melibatkan orang ramai buka lagi. Dan pembatasan lain yang berpotensi meningkatkan angka harian covid di sana.

"Ya kami kembali kepada poin pertama, berdasarkan surat edaran bersama Forkopimda Lampura. Dan untuk mekanismenya di PPKM level 3, "terangnya.

Baca juga : Zona Merah Lampura dari Klaster Keluarga

Merujuk data angka terkonfirmasi positif sampai hari ini, mencapai 3.395 kasus dari sebelumnya diterima hanya 3.005 pertanggal 1 Agustus 2021. Atau ada penambahan 390 kasus baru, sehingga tetap ada penambahan. Begitupun dengan permasalahan lainnya, seperti ketersediaan tempat tidur bagi pasien covid-19 di rumah sakit.

"Informasi terakhir kami terima, sebagai contoh di RS Medika Insani Bukit Kemuning dari 26 bed tersedia semua terisi penuh. Belum lagi kematian, belum lama ini ada enam, sebelumnya empat dan lain sebagainya," ujar Kabid Pencegahan dan Pengendalian penyakit (P2) Dinkes Lampura, Dian Mauli.

Baca juga : 18 Desa dan Kelurahan di Lampung Utara Zona Merah

Berdasarkan penelusuran di lapangan, meski ada aturan penerapan PPKM sampai tingkat kecamatan/desa, masih banyak daerah yang belum melaksanakan sepenuhnya. Misal, ada posko penjagaan tapi tidak ditunggu, lalu tracing, dan tracking belum berjalan sepenuhnya oleh satgasus karena terkendala masalah pembiayaan.

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait