#COVID-19LAMPUNG#BERITALAMPUNGUTARA

Lampura Masuk Zona Kuning

Lampura Masuk Zona Kuning
Ilustrasi: Pixabay.com


Kotabumi (Lampost.co)-- Kabupaten Lampung Utara (Lampura) kini masuk dalam zona kuning. Ada tren penurunan kasus covid-19 di Lampura usai vaksinasi digelar secara nasional. 

Kabid Pencegahan dan Pengendalian (P2) Dinkes Lampura, Dian Mauli, mengungkapkan informasi tren penurunan itu didapat dari satuan tugas percepatan penanganan covid-19 Lampung sejak 15 Maret 2021. Menurutnya, meski status penyebaran di Lampura dikategorikan terkendali, dinkes Lampura tetap waspada adanya transmisi lokal.  

"Ada tren penurunan kasus penyebaran covid-19 di Lampura. Saat ini masih menyandang status zona kuning atau hampir tak ada transmisi lokal, "kata Dian di ruang kerja, Kamis, 25 Maret 2021.

Menurutnya, penurunan kasus itu karena dampak dari vaksinasi yang dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia. "Kemungkinan dampak vaksinasi yang saat ini telah masuk kepada tahap kedua. Alhamdulillah kami mendapatkan predikat zona kuning. Namun, jangan lengah, tetap patuhi protokol kesehatan, "terangnya.

Menurutnya, dalam beberapa pekan terakhir masih terdapat kenaikkan kasus cukup tinggi yaitu sebanyak 16 orang terpapar corona. Hal itu berarti masih dimungkinkan adanya penularan, khususnya yang bersifat lokal (transmisi lokal).

"Sempat ada kenaikkan tinggi, tapi hanya sekali. Seterusnya, paling ada 2-3 kasus/hari," ujarnya.

Dian menjelaskan untuk pelaksanaan tatap muka di sekolah mesti disesuaikan dengan kondisi sekolah masing-masing. Selain itu, saat proses pembelajaran berlangsung, semua dalam pengawasan satgas covid-19 kecamatan dan desa/kelurahan. Hal itu untuk memastikan kegiatan berlangsung aman, tanpa ada transmisi lokal di sana.

"Kalau sepengatahuan kami yang buka pelaksanaan tatap muka di sekolah itu mulai dari tingkat SD - SMA. Namun, disesuaikan dengan kebutuhan dan sarana penunjang. Ada kelas yang dibagi sesuai prosedur dan protokol kesehatan kegiatan berlangsung. Tidak serta-merta masuk seperti biasa, tapi disesuaikan dengan keadaan sekolah," katanya. 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait