#pertanian#beritalampung

Lampung Tingkatkan Produksi Pertanian untuk Pemulihan Ekonomi

Lampung Tingkatkan Produksi Pertanian untuk Pemulihan Ekonomi
Economic Outlook 2022 bertema Meracik Strategi Pertumbuhan Ekonomi di Bumi Ruwa Jurai yang digelar Lampung Post di Hotel Horison, Rabu, 25 November 2021. Lampost.co/Sukisno


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kepala Bidang Perencanaan Perekonomian Bappeda Provinsi Lampung, Bobby Irawan, menilai pertumbuhan ekonomi Lampung terus menunjukkan tren positif. Salah satunya dari dukungan sektor pertanian.

"Kami terus meningkatkan segala pembangunan selain pertanian. Kami juga merencanakan pembangunan pariwisata Lampung - Bangka Belitung. Dengan harapan menjadi penyumbang peningkatan ekonomi," ujar Bobby, saat Economic Outlook 2022 bertema Meracik Strategi Pertumbuhan Ekonomi di Bumi Ruwa Jurai yang digelar Lampung Post di Hotel Horison, Rabu, 25 November 2021.

Ia mengatakan pembangunan kerja sama Lampung dan Babel didominasi dari sektor pertanian yang dibutuhkan provinsi tetangga itu.

"Proyek strategis yang berpengaruh untuk masyarakat yakni memprioritaskan masyarakat terus fokus pada kesehatan. Tapi sektor lain tetap harus ditonjolkan," katanya. 

Menurutnya, proyek strategis pertanian seperti perairan hingga pengadaan pupuk dan benih serta kemudahan modal menjadi upaya untuk meningkatkan pertanian Lampung.

"Pemda menyiapkan langkah-langkah strategis yang pastinya mendukung akselerasi percepatan ekonomi di Lampung salah satunya membangun platform pasar berjaya," lanjut dia. 

Selain itu program kartu petani berjaya juga untuk mendampingi masyarakat. Namun, memang harus bertahap karena ada proses pendataan.

"Dengan adanya program peminjaman melalui KUR, upaya ini dilakukan untuk meningkatkan petani sebagai subjek, rujukannya meningkatkan kesejahteraan," kata dia. 

Selain itu, Pemprov juga terus meningkatkan UMKM lewat kerjasama dengan Dekranasda. Hal itu mendorong UMKM bisa meningkatkan kualitas pasar baik nasional hingga global, sehingga ada pergerakkan uang dan penghasilan. 

"Kami proyeksikan pada 2022 ada kebangkitan. Dengan adanya PPKM level 3, harapannya pandemi bisa berakhir dan ekonomi Lampung kembali bangkit," tambahnya.

Ke depan Pemprov juga akan sandingkan UMKM dengan sejumlah perusahaan ternama untuk memanfaatkan masyarakat bisa berkembang. 

"Total jumlah usaha di Lampung, 80 persen adalah UMKM. Pemerataan dan pengembangan harus terus terjadi dengan melibatkan anak muda," katanya. 

Ada tiga sesi yang digelar dalam Lampung Economic Outlook 2022, yakni;

"Meracik Strategi Pertumbuhan Ekonomi di Bumi Ruwa Jurai”

Pukul 08.30 - 10.00 WIB

Narasumber:

1. Budiharto Setyawan (Kepala KPw BI Provinsi Lampung) 

2. Mulyadi Irsan (Kepala Bappeda Provinsi Lampung)

3. Tjide Widiyarti (Kepala Bidang PPA II Kanwil DJPb Provinsi Lampung)

4. Presley Hutabarat (Direktur Utama Bank Lampung)

Host: Delima Natalia Napitupulu

 

“Kolaborasi Mendongkrak UMKM dan Pariwisata Lampung”

Pukul 10.30 - 12.00 WIB

Narasumber:

1. Edarwan (Kepala Disparekraf Provinsi Lampung)

2. Ary Meizari Alfian (Ketua DPP Apindo Provinsi Lampung) 

3. M. Kurnia Adiputra (Branch Manager Gojek Lampung)

4. Danarto Kuntjoro (General Manager Hotel Horison Lampung)

Host: D. Widodo

 

“Lampung Ramah Investasi”

Pukul 13.30 - 15.00 WIB

Narasumber:

1. Bambang Hermanto (Kepala OJK Provinsi Lampung)

2. Wahdi Sirajuddin (Wali Kota Metro) 

3. Hj. Eva Dwiana (Wali Kota Bandar Lampung)

4. Yudhi Alfadri (Kepala DPMPTSP Provinsi Lampung)

5. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A. (Korwil Indonesia Barat PP ISEI)

Host: Sri Agustina

Acara ini bisa disaksikan secara langsung melalui akun YouTube Metro TV Lampung

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait