#Sawit

Lampung Remajakan 3.000 Hektare Lahan Sawit Tahun Ini

Lampung Remajakan 3.000 Hektare Lahan Sawit Tahun Ini
Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung, Achmad Chrisna Putra usai Penandatanganan SPK dan Pencairan Dana Operasional Kegiatan Peremajaan Kelapa Sawit Tahun 2021 bersama Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI, Agus Hartono. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi Lampung mendapatkan alokasi peremajaan tanaman kelapa sawit seluas 3.000 hektare (Ha) pada 2021. Kegiatan peremajaan tersebut melalui pendanaan dari Belanja Pengelolaan Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) untuk meningkatkan produktivitas perkebunan rakyat, dan pendapatan petani.

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung, Achmad Chrisna Putra mengatakan program peremajaan kelapa sawit merupakan salah satu program prioritas Presiden Joko Widodo. Peremajaan perkebunan kelapa sawit diwujudkan melalui program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang diluncurkan oleh presiden pada 13 Oktober 2017 di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

"Pada Tahun 2021 Provinsi Lampung mendapat alokasi kegiatan peremajaan kelapa sawit seluas 3.000 Ha yang akan dilaksanakan di Kabupaten Lampung Selatan, Tulangbawang Barat, Way Kanan, Tulangbawang, Lampung Tengah, dan Lampung Utara," kata Chrisna Putra, Rabu, 10 Maret 2021.

Kemudian ia mengatakan tiap hektare lahan akan menerima bantuan sebesar Rp30 juta dengan maksimal luasan area 4 Ha. Pada Tahap I ini, Peremajaan Kelapa Sawit yang akan dilaksanakan seluas 1.200 Ha dengan rincian Lampung Selatan seluas 200 Ha, Tulangbawang Barat 200 Ha, Way Kanan (200 Ha), Tulangbawang (200 Ha), Lampung Tengah (200 Ha), dan Lampung Utara (200 Ha).

"Peremajaan Kelapa Sawit merupakan program untuk membantu pekebun rakyat memperbaharui perkebunan kelapa sawit mereka dengan kelapa sawit yang lebih berkelanjutan dan berkualitas, dan mengurangi risiko pembukaan lahan ilegal," katanya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait