#cuaca#bmkg#hujan

Lampung Potensi Hujan Deras, Warga Diminta Waspada

Lampung Potensi Hujan Deras, Warga Diminta Waspada
BMKG prediksi Lampung berpotensi terjadi hujan deras pada Minggu, 17 April 2022. (Foto:Dok.BMKG)


Bandar Lampung (Lampost.co)--Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia untuk periode 17 hingga 22 April 2022, termasuk Lampung.

Koordinator Bidang Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Lampung, Rudi Harianto,  mengatakan terdapat beberapa daerah yang mendapatkan peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG.

"BMKG memprediksi ada 26 wilayah berpotensi hujan lebat disertai kilat atau petir serta angin kencang. Untuk Lampung Minggu,  17 April 2022 diprediksi akan hujan ringan, sedangkan 18-22 akan diguyur hujan sedang hingga lebat disertai kilat dan petir," kata Rudi, Minggu, 17 April 2022.

BMKG menginformasikan, terdapat Sirkulasi Siklonik terpantau di sekitar Laut Maluku bagian selatan dan di Papua bagian selatan yang membentuk daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi).

Kondisi ini mampu meningkatkan pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.

"Daerah konvergensi lainnya terpantau memanjang dari pesisir barat Sumatra Utara hingga Riau, dari Sumatra Barat hingga Kep. Riau, dari Bengkulu hingga Jambi, dari Lampung hingga Sumatra Selatan," ujar Rudi.

Wilayah yang potensial terjadi hujan antara lain di seputaran jalan yang kerap marak UMKM takjil selama Ramadan, seperti di jalan Ki Maja, Wayhalim, jalan ZA Pagar Alam, jalan Sriwijaya (sekitar Lampung Elephant Park), ruas jalan Dr. Susilo (halaman Pemkot Bandar Lampung), PKOR dan pasar Wayhalim diprediksi akan diguyur hujan pada sore hari.

Rudi mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang mungkin terjadi.

"Masyarakat diminta tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi dampak akibat situasi cuaca itu, meningkatkan kewaspadaan dan mitigasi terhadap dampak yang bisa ditimbulkan akibat curah hujan tinggi," katanya.

Rudi mengatakan, dampak yang bisa ditimbulkan akibat hujan dengan intensitas tinggi seperti terjadinya genangan, banjir bandang, angin puting beliung, longsor, dan bagi pengendara kendaraan kondisi jalan licin akibat hujan lebat.

EDITOR

Sri Agustina

loading...




Komentar


Berita Terkait