#KedubesAS#Jurnalisme

Lampung Post Terpilih Ikuti Program IVLP Kedubes AS

Lampung Post Terpilih Ikuti Program IVLP Kedubes AS
Gedung Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Jakarta. (Foto: Dok.Kedubes AS di Jakarta).


Lampung Post Terpilih Ikuti Program IVLP Kedubes AS

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) menggelar program pertukaran International Visitor Leadership Program (IVLP) pada 17 Februari-17 Maret 2021. Program bertema Current Trend in Reporting: U.S.-Chinese Relations ini diikuti sejumlah media di Indonesia.

Terdapat 14 media se-Indonesia yang terpilih untuk mengikuti program bergengsi ini. Dari Lampung, Harian Umum Lampung Post (Media Group News) menjadi satu-satunya media yang terpilih untuk terlibat dalam program Kedubes Amerika Serikat untuk Indonesia ini. Lampung Post mengutus redaktur Humaniora Eka Setiawan untuk terlibat aktif pada program ini.

Program tersebut menjadi ajang pertukaran informasi dan belajar satu sama lain. Sebagai persiapan, Kedubes AS melakukan briefing secara virtual menggunakan aplikasi Webex, Kamis, 11 Februari 2021 untuk menjelaskan informasi terkait program yang akan dilakukan dalam sebulan ke depan.

Persiapan acara ini diikuti Michael Quinlan dari Bagian Informasi atau IO, Kedutaan Besar Amerika dan Jilk Leo Assistant Cultural Attaché.

 

"Pertemuan ini sekaligus untuk kita saling berkenalan dengan tim dari Bagian Pertukaran Kebudayaan dan Pendidikan Kedutaan Amerika," ujar Bagian Program Pertukaran Kedutaan Besar Amerika Heru Agus Irwan, Kamis, 11 Februari 2021.

Bagian Program Pertukaran Kedutaan Besar Amerika Shita Dewi mengatakan Kedubes AS telah menyiapkan berbagai program pada setiap virtual meeting yang akan melibatkan narasumber dari Graduate School USA.

"Pada meeting pekan pertama terdapat sejumlah isu yang akan dibahas diantaranya, tatacara kehidupan muslim di Amerika, membahas pembangunan infrastruktur yang mempunyai dampak lingkungan, akan dibahas bagaimana pembangunan infrastruktur transparan dan manusiawi di AS," ungkapnya.

Menurut Shita, program ini akan dipusatkan di Washington DC, Los Angles, Minot ND, Honolulu HI. Program akan dimulai pada 18 Februari dimulai pada pukul 07.00-08.30 WIB. Dimana pada pekan pertama akan membahas secara umum hubungan AS dan Tiongkok.

Lalu pada pekan kedua akan mengangkat tema peran jurnalis dalam memaparkan tiga topik diantaranya, kasus-kasus HAM yang teraniaya dan tentang kehidupan muslim di AS.

Pada pekan ketiga diskusi akan mengangkat tema pembangunan infrastruktur dan masalah Asia Pasific secara umum dan peran media dalam mengawasi dampak lingkungan.

Shita mengatakan setiap peserta nantinya akan mendapatkan sertifikat dari Kedubes AS sebagai apresiasi atas partisipasi pada program ini.

EDITOR

Abdul Gafur

loading...




Komentar


Berita Terkait