#Vaksin#Lansia

Lampung Memiliki 880.035 Penduduk Lansia 

Lampung Memiliki 880.035 Penduduk Lansia 
Vaksinasi Untuk Kelompok Umur Lansia. Dok. Kemenkes RI


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Lampung menyebut ada sekitar 880.035 orang lanjut usia (lansia) atau warga berusia 60 tahun ke atas yang tercatat sebagai penduduk Bumi Ruwai Jurai. Kelompok umur lansia ini merupakan kalangan rentan yang menjadi perhatian dari pemerintah.

Pemerintah sedang melakukan pendataan masyarakat usia lansia yang akan diprioritaskan untuk dilakukan penyuntikan vaksin corona virus disease 2019 (covid-19).

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Lampung, Achmad Saefulloh, mengatakan, jumlah penduduk berdasarkan kelompok umur di Provinsi Lampung semester II tahun 2020 tercatat 9.088.199 orang. Dari jumlah tersebut, 9,6% di antaranya penduduk usia lansia.

Baca: Cara Daftar Vaksinasi Tahap II untuk Lansia

 

"Rinciannya, usia 60-64 tahun ada 332.237 orang, usia 65-69 tahun ada 219.717 orang, 70-74 tahun ada 139.427 orang, dan di atas usia 75 tahun ada 188.654 orang. Ini lansia versi Dukcapil," kata Achmad Saefulloh, kepada Lampost.co, Minggu, 28 Februari 2021.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Dinas Kesehatan Lampung, Reihana, mendata sebanyak 34.592 warga lanjut usia di Bandar Lampung menjadi prioritas penerima vaksin covid-19. Hal tersebut menyesuaikan arahan dari pemerintah pusat. Vaksinasi bagi lansia diawali kepada masyarakat usia 60 tahun ke atas di Ibukota Provinsi. 

Sementara itu, untuk pendataan bagi lansia, pendaftaran dilakukan secara online pada laman lampung.kemkes.go.id. Selanjutnya Dinas Kesehatan akan menentukan jadwal, termasuk hari, waktu, serta lokasi pelaksanaan vaksinasi. Bagi warga lanjut usia bisa meminta bantuan anggota keluarga atau RT/RW.

"Untuk vaksinasi lansia sesuai instruksi pusat dilakukan di ibu kota Provinsi lebih dulu," kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung tersebut. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait