#BMKG#Cuaca

Lampung Waspada Hujan Lebat

Lampung Waspada Hujan Lebat
Provinsi Lampung masuk kedalam kategori waspada potensi wilayah terdampak banjir sesuai laporan prakiraan cuaca berbasis dampak hujan lebat di Indonesia Bagian Barat. Dok BMKG


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Provinsi Lampung masuk ke dalam kategori waspada potensi wilayah terdampak banjir sesuai laporan prakiraan cuaca berbasis dampak hujan lebat di Indonesia Bagian Barat. Hal tersebut sesuai Indeks resiko banjir/banjir bandang dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang berlaku 17 - 18 Agustus 2021.

Adapun dampak yang bisa ditimbulkan seperti jalanan basah, licin dan jarak pandang berkurang. Kemudian terjadi longsor atau guguran bebatuan dalam skala kecil, terjadi genangan air didaerah pesisir atau daratan rendah dalam skala kecil.

Masyarakat juga diminta untuk tetap tanang dan waspada, berhati-hati jika beraktivitas diluar rumah, berbagi/bertukar informasi dengan tetangga sekitar, memperbarui informasi melalui media massa maupun media sosial serta mencari informasi melalui pihak-pihak terkait bencana.

Kemudian juga peringatan bagi masyarakat yang berada di Pesisir Lampung untuk senantiasa mewaspadai adanya gelombang tinggi yang kemungkinan bisa saja terjadi.

"Peringatan tinggi gelombang dapat mencapai 1.25 - 2.50 meter di Teluk Lampung Bagian Selatan, Perairan Timur Lampung dan Selat Bangka Bagian Selatan. Kemudian 2.50 - 4.00 meter di Perairan Barat Lampung, Selat Sunda bagian Barat dan 4.00 - 6.00 meter di Samudera Hindia Barat Lampung," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Lampung, Rizki Cahyadi Okasumaendy, Senin, 16 Agustus 2021.

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung, Rudi Syawal Sugiarto mengatakan bahwa pihaknya siap siaga menyikapi cuaca buruk yang bisa saja terjadi. Pihaknya juga melakukan pemetaan wilayah yang rawan bencana. 

"Kita menyiagakan posko siaga bencana 24 jam, menyiagakan satgas penanggulangan bencana 24 jam, Kordinasi intens dengan BPBD Kabupaten/Kota, menyiapakan distribusi logistik dan peralatan," katanya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait