koronacovid-19GeNose

Lampung Belum Gunakan GeNose untuk Deteksi Covid-19

Lampung Belum Gunakan GeNose untuk Deteksi Covid-19
GeNose UGM. Dok Humas UGM.


Bandar Lampung (Lampost.co) -- GeNose alat deteksi Covid-19 buatan Universitas Gajah Mada (UGM) telah mendapatkan izin edar. Meski begitu, Satgas Covid-19 Lampung belum mau menggunakan alat tersebut.

Juru bicara Tim Satgas Penanganan Covid-19 Lampung Reihana menyampaikan hal itu karena alat tersebut belum diproduksi. Sehingga saat ini pihaknya belum berencana untuk menggunakan alat tersebut.

Baca juga: Mengenal GeNose Pendeteksi Covid-19 Murah dari UGM

"Alatnya saja belum ada, jadi kami belum ada rencana untuk menggunakan," ungkapnya, Rabu, 30 Desember 2020.

Untuk mendeteksi Covid-19 pihaknya masih menggunakan rapid test antibodi dan antigen. Kemudian untuk diagnosa dilakukan menggunakan pemeriksaan swab test dengan alat PCR.

Alat tersebut diklaim mampu mendeteksi Volatile Organic Compound (VOC) yang terbentuk karena adanya infeksi Covid-19 yang keluar saat bernafas. Pendeteksian dilakukan dengan kecerdasan buatan yang tertanam pada GeNose.

UGM juga mengklaim alat tersebut bisa mendeteksi virus hanya dalam waktu 80 detik. Selain itu GeNose juga disebut memiliki tingkat akurasi hingga 90 persen.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait