Koronacoronaviruspsbb

Lampung Antisipasi Dampak PSBB Jakarta

( kata)
Lampung Antisipasi Dampak PSBB Jakarta
Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim. Lampost/Triyadi Isworo


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali mengeluarkan kebijakan untuk penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta mulai Senin, 14 September 2020. Kebijakan tersebut dituangkan dalam Peraturan Gubernur Nomor 88 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB. Adanya kebijakan PSBB tersebut berdampak juga pada keadaan perekonomian di Lampung.

Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim mengatakan bahwa adanya kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan sangat berdampak untuk Provinsi Lampung. Jakarta sebagai pusat perekonomian dan pemerintahan akan berimbas kepada Bumi Ruwai Jurai.

Ia juga mengajak kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Pemerintah Kabupaten/Kota untuk bersiap-siap melakukan langkah-langkah strategis.

"Sangat berdampak di Lampung adanya PSBB di Jakarta. Pasti ada efek, maka kita berharap PSBB jangan terlalu lama dan pandemi covid-19 segera usai. Ini jugaa masih dilematis, PSBB kalau gak serentak juga efektifitasannya gak terlalu maksimal," kata Nunik di Kantor Gubernur Lampung, Senin, 14 September 2020.

Kemudian ia mengatakan adanya PSBB Jakarta tidak berefek domino kemana-mana, termaksud juga efek harga-harga komoditas dari Lampung. Nunik mengatakan akan segera berkoordinasi untuk melakukan pendataan. Ia mengatakan selama memiliki sistem yang matang mulai dari basis produksinya sampai pemasarannya yang tergantung oleh DKI Jakarta maka akan berdampak.

"Kita juga akan cek bagi yang mau panen harus berhati-hati, karenakan akan dilempar kepada Jakarta. Apalagi kalau Banten juga akan PSBB, ini akan mengefek kepada harga," kata Mantan Bupati Lampung Timur ini.

Kemudian ia juga menginstruksikan kepada jajaran di lapangan untuk memperketat pintu-pintu masuk di Lampung. Pihaknya juga sedang menghitung efek ekonominya, apalagi melihat data laporan kasus covid-19 di Provinsi Lampung naik tinggi menjadikan semua pihak harus lebih mengoptimalkan kehati-hatian dan menerapkan protokol kesehatan.

"Kita minta kepada seluruh warga untuk mematuhi protokol kesehatan. Semua pihak berhati-hati, meskipun kabar baiknya ada soal uji klinis vaksin yang berhasil, kita tunggu info dari Pak Menteri Erick Tohir, kemarin bilang awal tahun. Pemerintah Lampung melakukan pengetatan pintu masuk dan protokol kesehatan pencegahan covid-19," katanya.

EDITOR

Winarko

loading...


Berita Terkait



Komentar