#vaksinpmk#lambar#tambahanvaksin

Lambar Tunggu Tambahan Vaksin PMK, Masih Kurang 6.714 Dosis

Lambar Tunggu Tambahan Vaksin PMK, Masih Kurang 6.714 Dosis
Hingga saat ini Pemkab Lampung Barat melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan setempat masih menunggu pendistribusian vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) tambaha.. Ilustrasi.


LIWA (Lampost.co)--Hingga saat ini Pemkab Lampung Barat melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan setempat masih menunggu pendistribusian vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) tambahan.

"Kami sudah mengusulkan tambahan vaksin PMK sebanyak 300 dosis dan saat ini tinggal menunggu pendistribusianya dari pusta melalui provinsi saja," kata dokter hewan Dinas Perkebunan dan Tenak Lambar, Murco, Minggu, 17 Juli 2022.

Murco menjelaskan, kegiatan vaksin PMK tahap pertama sebanyak 800 dosis sudah 100% direalisasikan dan kini tinggal menunggu pendistribusian vaksin tambahanya.

“Vaksinasi PMK tahap pertama sudah 100% dilaksanakan dan saat ini tinggal menunggu vaksin tambahan," kata Murco.

Ia mengaku, jumlah ternak sapi masyarakat di Lampung Barat yang telah divaksin PMK dosis I telah mencapai 791 ekor dari total populasi ternak sapi sebanyak 7.505 ekor.

Hingga saat ini lanjut dia, jumlah sapi yang belum mendapat vaksin di Lambar masih 6.714 ekor lagi, artinya Lambar masih kekurangan vaksin PMK untuk dosis pertama sebanyak 6.714 dosis lagi.

"Untuk vaksin PMK dosis I Lambar masih membutuhkan sebanyak 6.714 dosis lagi dari total populasi ternak yang ada," kata Murco.

Terkait kekurangan itu, pihaknya telah mengusulkan sebanyak 300 dosis dan saat ini tinggal menunggu pendistribusianya.
"Mudah-mudahan usulan kebutuhan vaksin PMK untuk Lambar itu bisa terpenuhi sesuai permintaan," kata dia.

Ia mengakui, usulan tambahan vaksin disampaikan secara bertahap yaitu disesuaikan dengan kondisi daerah dan populasi ternaknya serta melihat perioritas bagi daerah lain. Mengingat banyak daerah lain yang lebih perioritas dan Lambar juga tidak ada kasus maka usulan tambahan vaksin untuk Lambar baru dapat disampaikan 300 dosis dulu.

Ia memperkirakan dalam waktu dekat vaksin tambahan bisa segera didistribusikan sehingga bisa langsung direalisasikan. Pelaksanaan vaksin ternak sapi kedepan akan diperioritaskan bagi daerah yang populasinya lebih banyak.

Ia mengaku, ada beberapa kecamatan yang sama sekali belum mendapat pelayanan vaksin PMK mengingat keterbatasan vaksin. Karena itu, kedepan kecamatan itu akan menjadi salah satu perioritas seperti Kecamatan Lumbok Seminung dengan jumlah populasi ternaknya mencapai 1.079 ekor. Kemudian Kecamatan Airhitam dengan populasi sebanyak 293 ekor, dan Kecamatan Batubrak sebanyak 119 ekor.

Lalu beberapa kecamatan lain yang populasinya tinggi namun baru sedikit yang tervaksin yaitu Kecamatan Sukau dari populasi sebanyak 2.125 ekor baru tervaksin sebanyak 135 ekor. Kecamatan Balikbukit baru 157 tervaksin dari populasi sebanyak 987 ekor. Kecamatan Sumberjaya dari total populasi 285 baru tervaksin sebanyak 5 ekor dan lain sebagainya.

EDITOR

Sri Agustina


loading...



Komentar


Berita Terkait