#Petani#Pupuk

Lambar Terima Alokasi Pupuk Bersubsidi Sebanyak 31.606 Ton

Lambar Terima Alokasi Pupuk Bersubsidi Sebanyak 31.606 Ton
Kasi Pupuk Pestisida dan Alsintan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Lambar Falent Herindo. Lampost.co/Eliyah


Liwa (Lampost.co) --Kabupaten Lampung Barat (Lambar) mendapatkan alokasi pupuk bersubsidi sebanyak 31.606 ton dari pemerintah pusat. Alokasi itu ditetapkan dalam surat keputusan (SK) kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung No.821.1/001/V.21.2/2021 tentang alokasi dan harga eceran tertinggi (HET) pupuk bersubsidi sektor pertanian Provinsi Lampung tahun 2021.

Kasi Pupuk Pestisida dan Alsintan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Lambar Falent Herindo mengatakan kuota pupuk bersubsidi untuk Lambar tahun ini mengalami peningkatan dibanding tahun lalu.

Alokasi pupuk bersubsidi sebanyak 31.606 ton akan dialokasikan ke seluruh kecamatan di Lambar. Pupuk bersubsidi tersebut terdiri dari pupuk urea sebanyak 12.224 ton,  pupuk SP-36  sebanyak 4.484 ton, ZA 4.222 ton, NPK 9.678 ton serta pupuk organik sebanyak 998 ton.

"Pembagian alokasi ke seluruh kecamatan sudah dilaksanakan melalui surat keputusan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Lambar  No.521/26/KPTS/III.10/2021 tentang alokasi pupuk bersubsidi sektor pertanian Kabupaten Lambar tahun 2021," kata Falent, Minggu, 24 Januari 2021. 

Menurutnya, pendistribusian pupuk bersubsidi ini diperuntukan bagi petani yang tergabung dalam kelompok tani dan terdaftar dalam sistem elektronik rencana definitif kebutuhan kelompok tani (e-RDKK), menunjukan identitas (kartu tanda penduduk), dan mengisi form penebusan pupuk bersubsidi.

“Jadi untuk mendapatkan pupuk bersubsidi itu maka kelompok tani wajib menyusun RDKK dan RDKK itu ditetapkan melalui sistem elektronik (e-RDKK),” kata dia.

Harga eceran tertinggi (HET) pupuk bersubsidi jenis urea adalah Rp2.250/kg, pupuk SP36 Rp2.400/kg, pupuk ZA Rp1.700/kg, pupuk NPK Rp2.300/kg, dan pupuk organik Rp800/kg. Harga itu berlaku di tingkat pengecer resmi.

"Semoga melalui program pupuk bersubsidi ini para petani dapat terbantu dalam melaksanakan kegiatan tanamnya," ujar Falent. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait