Tanahpertanahan

Lambar Targetkan Pembuatan 10 Ribu Sertifikat Tanah

Lambar Targetkan Pembuatan 10 Ribu Sertifikat Tanah
Kasubbag TU Kantor Pertanahan Nasional Lampung Barat, Suparno. Lampost.co/Eliyah


Liwa (Lampost.co) -- Kabupaten Lampung Barat mendapat kouta program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) sebanyak 10 ribu bidang pada 2021. 

Kasubbag TU Kantor Pertanahan Nasional Lampung Barat, Suparno, mengatakan kouta program PTSL di kantor Pertanahan Lambar ditetapkan sebanyak 20 ribu bidang. Namun dengan wilayah kerja yang masih bergabung dengan Pesisir Barat, maka kouta itu dibagi dua. Sehingga masing-masing kabupaten mendapat sebanyak 10 ribu bidang.

Program PTSL tahun ini, sebagian masih melanjutkan usulan sertifikasi tahun lalu yang belum terealisasi karena dampak refocussing. "Selain usulan baru, PTSL yang belum terealisasi tahun lalu juga akan diusulkan lagi ke kanwil untuk direalisasikan tahun ini," kata Suparno.

Adapun kegiatan pembuatan sertifikat tanah melalui PTSL yang akan diajukan berada pada Kecamatan Belalau, Sumberjaya, Sukau dan beberapa kecamatan yang belum mendapat kouta pada 2020.

Di Kecamatan Belalau lokasi yang akan diusulkan menjadi sasaran PTSL, antara lain Pekon Kenali, Pekon Bedudu dan lainya. Salah satunya di Pekon Bedudu pihaknya akan mengusulkan sebanyak 300 bidang.

Sementara, pada 2020 lalu Lambar awalnya diberi kouta 10 ribu bidang. Namun, adanya refocussing maka hanya terealisasi sebanyak 4.824 bidang. Seluruh sertifikat itu tersebar di Kecamatan Airhitam, Sumberjaya, Sukau, Way Tenong, Suoh, Bandarnegeri Suoh, Lumbok Seminung, Gedungsurian dan Kebuntebu.

Dia menegaskan, pembuatan sertifikat tanah itu tanpa dipungut biaya. Namun, untuk proses pembuatan awal dilaksanakan melalui Pokmas berdasarkan SK bersama tiga menteri. "Untuk itu jika ada pungutan biaya, maka di luar kewenangan kantor Pertanahan," kata dia.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait