HIVTBClambarpuskesmaskesehatan

Lambar Latih Petugas Puskesmas Layani Kasus HIV

Lambar Latih Petugas Puskesmas Layani Kasus HIV
Ilustrasi.Dok


LIWA (Lampost.co) -- Dinas Kesehatan Lampung Barat berencana melatih petugas kesehatan di 15 puskesmas untuk dapat melayani pengawasan dan pengobatan kasus HIV pada 2021.

Kabid Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Lambar Ira Permata Sari, mengatakan pelatihan tersebut dilakukan karena selama ini Lampung Barat belum memiliki fasilitas kesehatan yang dapat melaksanakan penanganan dan pengobatan kasus HIV.

"Selama ini pelaksanaanya masih dihubungkan dengan fasilitas kesehatan yaitu Puskesmas di Lampung Utara dan RSUDAM Bandar Lampung untuk penangananya dan pemberian obatnya," kata Ira, Jumat, 4 Desember 2020.

Ia mengaku, pihaknya mengusulkan kepada Dinkes Provinsi atas kebutuhan tenaga khusus tersebut. Namun usulan itu baru diprogramkan pada 2021 mendatang melalui pelatihan bagi 15 Puskesmas.

Dalam pelatihan, lanjut dia, pihaknya akan menunjuk salah satu tenaga kesehatan di seluruh Puskesmas di Lambar untuk mengikuti pelatihan.

Dengan akan dilaksanakanya pelatihan tenaga pengawasan dan pelayanan pengobatan HIV itu, maka kedepan diharapkan kasus HIV di Lambar dapat ditangani secara langsung sehingga penderitanya tidak harus jauh ke Kotabumi atau Bandar Lampung lagi.

Ia menjelaskan, adapun kasus HIV yang sedang ditangani di wilayah Lambar saat ini mencapai 11 orang. Tujuh diantaranya kasus lama dan tiga lainnya kasus baru. Sedangkan satu kasus lagi terbaru yang laporanya baru diterima Selasa, 1 Desember lalu bertepatan dengan pelaksanaan Hari Aids Sedunia (HAS).

Menurutnya, adanya kasus HIV itu ditemukan melalui kegiatan scrining program triple elemeninasi yaitu HIV, Hepatitis dan sipilis pada ibu hamil.

Selain itu, juga ditemukan melalui kegiatan kolaborasi program TBC/HIV. Proses penemuan kasus HIV itu dilaksanakan melalui tiga proses tahapan pemeriksaan yang dilakukan melalui tiga kali ravid tes HIV yang berbeda. 

"Karena itu seseorang dinyatakan positif HIV jika tiga tahapan pemeriksaan melalui ravid tes yang dijalaninya semua hasilnya menyatakan positif," kata Ira.

Ke-11 penderita HIV di Lambar saat ini lanjut dia, 10 diantaranya dalam pengawasan dan penanganan pengobatan. Sementara satu kasus baru, saat ini tengah proses penanganan awal yaitu masih dalam proses penyembuhan riwayat TBC-nya. 

Jika TBC-nya sudah ditangani maka dilanjutkan dengan pengobatan HIV-nya. Sementara untuk kasus AIDS di Lambar, pihaknya belum menemukan.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait