#pemkablambar#PPPK

Lambar Kekurangan Ratusan Pegawai Kesehatan

Lambar Kekurangan Ratusan Pegawai Kesehatan
Ilustrasi Medcom.id


Liwa (Lampost.co) -- Dinas Kesehatan Lampung Barat mengusulkan kebutuhan pegawai kesehatan sebanyak 585 orang melalui seleksi penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun ini. Hal ini dalam rangka memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan untuk meningkatkan pelayanan di puskesmas dan rumah sakit.


Kadis Kesehatan Lampung Barat, Widyatmoko Kurniawan mengaku saat ini pihaknya tengah menyampaikan usulan kebutuhan pegawai kesehatan sebanyak 585 orang kepada Kemenkes.

Usulan itu disampaikan terkait rencana akan adanya rekrutmen PPPK bidang kesehatan yang akan dilaksanakan Kementerian Kesehatan yang diperkirakan akan berlangsung pada Oktober mendatang. Usulan itu telah disampaikan kepada Kementerian melalui aplikasi desk beberapa hari lalu.

"Usulan penerimaan pegawai bidang kesehatan melalui seleksi PPPK tahun 2022 itu berdasarkan kebutuhan, baik untuk kebutuhan rumah sakit, puskesmas dan dinas kesehatan. Total kebutuhan yaitu 585 orang," kata dia, Jumat, 27 Mei 2022.

Ia menjelaskan, usulan penerimaan pegawai melalui seleksi PPPK sebanyak 585 itu terdiri tenaga dokter, bidan, perawat dan teknis. Untuk kebutuhan pegawai yang tersebar di 15 Puskesmas yaitu sebanyak 475 orang terdiri tenaga dokter gigi 14, dokter umum 11, bidan ahli pertama 25, bidan terampil 172, perawat ahli pertama 9, perawat terampil 126. Kemudian tenaga apotiker ahli pertama 4, asisten apotiker terampil 12, promosi kesehatan pertama 7, promosi kesehatan dan ilmu prilaku/penyuluh kesehatan ahli pertama dan terampil masing-masing 7.

Kemudian sanitarian dan ahli pertama masing-masing tiga, sanitarian terampil 19, nutrisionis ahli pertama 2 dan terampil 18 dan pranata laboraturium kesehatan 15.

"Lalu kebutuhan tenaga pegawai kesehatan untuk rumah sakit daerah yaitu 108 orang antara lain kebutuhan tenaga dokter umum 9, dokter spesialis 13, sisanya bidan dan perawat. Kemudian kebutuhan pegawai Dinas Kesehatan sebanyak dua orang," tambahnya.

Kendati pihaknya mengusulkan kebutuhan sebanyak 585 pegawai melalui rekrutmen PPPK itu namun untuk realisasi dan penggajianya, lanjut dia, nantinya tetap akan disesuaikan dengan kondisi anggaran pemkab.

"Artinya, 585 orang itu sifatnya usulan saja sedangkan berapa realisasinya nantinya tetap berdasarkan kesiapan anggaran," kata dia.

Ia menambahkan, usulan kebutuhan itu cukup banyak karena sampai saat ini Lambar masih banyak kekurangan tenaga kesehatan. Salahsatu contoh saja kebutuhan tenaga dokter gigi dari 15 Puskesmas yang ada, sampai saat ini baru satu Puskesmas saja yang sudah terisi tenaga dokter gigi. Sedangan 14 Puskesmas lainya kosong. Padahal idealnya masing-masing Puskesmas harus ada dokter giginya meskipun statusnya hanya sukarela.

Ia menambahkan, pelaksanaan rekrutmen pegawai P3K bidang kesehatan yang akan dilaksanakan Kementerian itu diperkirakan akan berlangsung pada Oktober mendatang. Dimana saat ini sedang dilakukan persiapan usulan kepada pihak Kementerian. Setelah usulan disampaikan ke Kemenkes ini, selanjutnya pihak Kemenkes  menyampaikan rencana itu kepada Kemenpan dan RB.

EDITOR

Winarko


loading...



Komentar


Berita Terkait