#penyuluhKB#beritalambar#kependudukan

Lambar Kekurangan Penyuluh KB

Lambar Kekurangan Penyuluh KB
Ilustrasi. Foto: MI


Liwa (Lampost.co): Kabupaten Lampung Barat hingga saat ini masih banyak mengalami kekurangan tenaga penyuluh KB.

Kabid Pengendalian Penduduk Dinas Pengendalian Penduduk, KB, PP dan PA Lampung Barat, Saukat, mendampingi plt Kadis Henry Faisal, mengatakan sampai saat ini jumlah penyuluh KB yang tersebar di 15 kecamatan di Lambar hanya ada 21 orang.

"Padahal untuk minimalnya, yaitu 3-4 orang per kecamatan atau idealnya 1 orang per pekon. Sementara saat ini rata-rata 1-2 orang menangani satu kecamatan," ujar Saukat, Rabu, 11 Maret 2020.

Dia mengatakan dari 15 kecamatan, saat ini hanya 4 kecamatan yang memiliki dua penyluh KB yaitu Kecamatan Balikbukit, Belalau, Batuketulis, dan Pagardewa. "Sementara lainya hanya 1 orang," kata dia.

Dia mengataka empat kecamatan itu diberikan dua tenaga penyuluh karena jangkauan pelayanan jauh. Kemudian transportasi dan jumlah penduduk tinggi juga menjadi pertimbangan.

Kendati demikian, kata dia, masih ada kecamatan lain yang jumlah penduduknya tinggi dan transportasi masih sulit seperti Kecamatan Gedungsurian dan Suoh. "Itu penyuluhnya hanya 1 orang. Itu dikarenakan keterbatasan tenaga penyuluh," kata dia.

Pihaknya berharap kepada pemerintah pusat agar tenaga penyuluh KB di Lambar dapat ditambah. Penambahan itu tujuanya adalah untuk memaksimalkan pencapaian target.

"Tugas penyuluh itu tidak hanya sebatas penyuluhan KB saja, tapi didalamnya juga ada kegiatan lain, seperti mengurus kelompok kegiatan BKB, bina kekuarga remaja, bina keluarga lansia dan kelompok usaha peningkatan pendapatan keluarga sejahtera (UPPKS)," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...




Komentar


Berita Terkait