#Kurs

Kurs Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp14.527/USD

Kurs Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp14.527/USD
Ilustrasi. FOTO: MI/SUSANTO


Jakarta (Lampost.co) -- Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Kamis pagi terpantau melemah tipis ketimbang hari sebelumnya di level Rp14.525 per USD. Mata uang Paman Sam masih diterpa katalis positif yang salah satunnya vaksinasi agresif yang diyakini membantu Amerika Serikat pulih lebih cepat.

Mengutip Bloomberg, Kamis, 1 April 2021, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka tertekan ke level Rp14.527. Pagi ini nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp14.527 hingga Rp14.547 per USD. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.354 per USD.

Sementara itu, nilai tukar dolar sedikit lebih rendah pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB). Namun mencapai level puncak satu tahun terhadap yen dan tertinggi multi-bulan terhadap mata uang lainnya karena investor berspekulasi bahwa stimulus fiskal dan vaksinasi agresif akan membantu Amerika Serikat memimpin pemulihan pandemi global.

Indeks dolar AS, ukuran greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, melemah 0,1 persen menjadi 93,189. Tetapi indeks dolar membukukan kenaikan kuartalan terbesar sejak Juni 2018, melonjak 3,56 persen.

Indeks naik hingga 93,439, tertinggi dalam hampir lima bulan. Indeks dolar telah naik dari mendekati 90 pada awal Maret, di jalur untuk bulan terbaiknya sejak Juli 2019. Greenback menahan kenaikannya menyusul data yang menunjukkan ekonomi AS menambahkan lebih dari 500 ribu pekerjaan sektor swasta pada Februari.

Penggajian (payrolls) swasta AS meningkat 517 ribu pekerjaan bulan lalu. Laporan Ketenagakerjaan Nasional ADP menunjukkan pada Rabu sedikit lebih rendah dari perkiraan pasar. Data untuk Februari direvisi naik menjadi menunjukkan 176 ribu pekerjaan ditambahkan, bukan 117 ribu yang dilaporkan semula.

"Meskipun ADP bukanlah ukuran yang dapat diandalkan tentang bagaimana penggajian nonpertanian dapat berjalan, hal itu menggambarkan gambaran pasar tenaga kerja yang membaik," kata Analis Pasar Senior Western Union Business Solutions Joe Manimbo, dalam catatan penelitian.

Para ekonom Wall Street memperkirakan penggajian nonpertanian AS, yang akan dirilis pada Jumat, 2 April, pada 647 ribu pekerjaan. "Mengingat ekspektasi pasar yang tinggi untuk perekrutan Maret, terlihat naik 650 ribu, dolar bisa menjadi mangsa membeli saat rumor kabar baik dan menjual pada fakta," tambahnya.

Dolar menetapkan puncak satu tahun di 110,97 yen dan terakhir naik 0,33 persen pada 110,71 yen. Untuk kuartal tersebut, dolar membukukan kinerja terbaiknya sejak Desember 2016.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait