#BBM

Kuota BBM Premium di Lampung 347.219 Kiloliter

Kuota BBM Premium di Lampung 347.219 Kiloliter
Petugas sedang memberikan pelayanan bagi pengguna kendaraan bermotor untuk pengisian bahan bakar minyak. Lampost/Sukisno


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah pusat berencana mengeluarkan kebijakan terkait Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis premium pada 1 Januari 2022 mendatang, sebagai upaya mengurangi gas buang emisi kendaraan bermotor. Kebijakan tersebut guna mendukung program langit biru demi perbaikan lingkungan.

Penghapusan premium merujuk pada ketentuan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 20 Tahun 2017. Aturan itu mewajibkan standar baku mutu emisi gas buang kendaraan bermotor sesuai dengan standar Euro IV, sehingga bahan bakar yang digunakan untuk uji emisi agar minimal mengikuti RON minimal 91 atau CN minimal 51.

Menanggapi hal tersebut Unit Manager Communication, Relation & CSR MOR II, Umar Ibnu Hasan mengatakan bahwa mengenai kebijakan, pihaknya mengikuti saja regulasi dan keputusan dari pusat. Namun saat ini pihaknya terus mengedukasi masyarakat  agar memilih BBM sesuai spesifikasi kendaraan, direkomendasi pabrikan dan ramah lingkungan. 

"Kalau kebijakan BBM bersubsidi wewenangnya di pemerintah pusat. Pertamina hanya pelaksana (Badan Usaha), bukan regulator. Untuk kuota premium seluruh Provinsi Lampung tahun 2021 ada 347.219 KL," katanya kepada Lampost, Senin, 14 Juni 2021.

Pertamina memiliki BBM Pertamax Series (Pertamax, Pertamina Dex, Pertamax Turbo, Dexlite) yang sesuai dengan kendaraan BBM berstandar Euro 4 berdasarkan Peraturan KLHK Nomor P.20 Tahun 2017, bensin dengan Research Octane Number (RON) diatas 91 dengan kadar sulfur maksimal 50 ppm.

Program Langit Biru, program dalam rangka mendukung Pemerintah Daerah meningkatkan kualitas udara bersih dengan mengurangi emisi gas buang, mengedukasi dan mengajak masyarakat menggunakan BBM ramah lingkungan melalui  promo Pertalite seharga Premium/ harga khusus yang dievaluasi selama periode tertentu bagi kendaraan roda 2, roda 3 dan kendaraan umum plat kuning.

Meskipun Pertamina telah menerapkan kebijaman penjualan premium di sejumlah Stasiun Pengisian Bakar Umum (SPBU) di Bandar Lampung. Namun masih tersisa tiga SPBU yang menjual premium, dimana terbagi sejumlah tempat yakni SPBU Panjang, SPBU Pramuka dan SPBU Soekarno Hatta (Wayhalim). Ketiga SPBU ini masih menjual premium dan untuk yang membutuhkan karena BBM ini bersifat subsidi.

Dengan total 39 SPBU di Bandar Lampung, terdapat 36 SPBU yang mulai menerapkan Program Langit Biru (PLB) dengan menjual Pertalite seharga Premium yakni Rp6.450 per liter khusus untuk sepeda motor dan angkutan umum berplat kuning.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait