#ponpes#riyadhussolihin

Kunjungi Ponpes Riyadhus Solihin, Cucu Pendiri NU Beri Pesan untuk Ulama Lampung

Kunjungi Ponpes Riyadhus Solihin, Cucu Pendiri NU Beri Pesan untuk Ulama Lampung
Cucu pendiri Nahdlatul Ulama (NU), KH Kholil, yaitu Abdul Qoyyum Mansyur saat mengunjungi Ponpes Riyadhus Solihin, Bandar Lampung, Minggu malam, 7 Maret 2021. Lampost.co/Effran


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Cucu pendiri Nahdlatul Ulama (NU), KH Kholil, yaitu Abdul Qoyyum Mansyur melakukan kunjungan ke Lampung, Minggu-Senin, 7-8 Maret 2021.

Salah satu agendanya, pendakwah yang akrab disapa Gus Qoyyum itu mendatangi Pondok Pesantren Yatim Piatu dan Dhuafa Tahfidzul Quran Riyadhus Solihin, Bandar Lampung. Dalam kesempatan itu, dia menyampaikan pesan-pesannya untuk para ulama di Bumi Ruwa Jurai.

Pengasuh PonpesAn-Nur Lasem, Rembang, Jawa Tengah itu merincikan ciri-ciri ulama sejati, diantaranya tidak mengeluarkan komentar yang memicu kekisruhan. Namun, justru harus menimbulkan ketenangan di tengah umat.

Pemimpin umat juga tidak membuat orang lain merasa aman dari azabnya Allah. "Orang yang melakukan berbagai kemaksiatan dan dosa, tetapi hanya diceritakan ampunan Allah. Ulama sejati harus menceritakan neraka dan surga, pahala dan dosa, serta manusia yang dibenci Allah dan diridhoi Allah," kata Gus Qoyyum.

Selain itu, dia meminta agar ulama jangan sampai meninggalkan alquran dan memilih pemikiran manusia. Kemudian wajib terus membaca. Sebab, dengan begitu ulama menjadi terarah, karena sekarang banyak ulama yang ilmunya tidak terarah. 

"Meskipun tidak diajarkan kepada santri, tetap harus membaca. Sehingga bukan cuma menjadi ulama, tetapi juga menjadi ilmuan," ujarnya.

Dalam dua hari kunjungan, dia turut mengapresiasi kemajuan pendidikan agama dan kedamaian umat di Lampung. Untuk itu, ukhuwah Islamiyah itu harus terus dijaga dan para ulamanya saling membantu dan sinergi, dalam asas kebaikan dan ketakwaan, ibadah sosial, serta berpikir untuk umat.

"Dengan demikian dapat selalu terwujud hidup rukun, mempunyai visi misi yang diterjemahkan dari Rasul. Sehingga membawa berkah dan masa depan yang berkeadaban dan berilmu," ujarnya.

Pimpinan Ponpes Riyadhus Solihin, Ismail Zulkarnain, mengatakan pihaknya menyambut antusias kedatangan Gus Qoyyum. "Kami sering nonton ceramahnya di YouTube dan ingin agar beliau bisa datang ke pondok. Ternyata itu jadi kenyataan," kata dia.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait