#garam#pulaulegundi

KUB Tegarindo Bertekad Pulau Legundi Penuhi Kebutuhan Garam Dapur di Lampung

KUB Tegarindo Bertekad Pulau Legundi Penuhi Kebutuhan Garam Dapur di Lampung
Rumah garam di Pulau Legundi. Lampost.co/Effran Kurniawan


Pesawaran (Lampost.co) -- Garam menjadi salah satu industri potensial dari Pulau Legundi yang bisa dikembangkan dan memberi manfaat yang besar bagi warga setempat. Produksi garam kelompok usaha bersama (KUB) Tegarindo menjadi garam premium pertama di Lampung yang ditargetkan dapat memenuhi kebutuhan garam dapur masyarakat Sang Bumi Ruwa Jurai.

Ketua KUB Tegarindo, Firman Jaya, menjelaskan KUB Tegarindo memiliki lahan seluas 10 hektare (ha). Namun, saat ini yang baru digarap 2.500 meter persegi dengan produksi garam mencapai 800 kilogram-1 ton. Produk tersebut didistribusikan ke industri ikan asin dan kebutuhan sendiri untuk membuat garam spa.

Namun, usaha tersebut saat masih dalam pengembangan sehingga target 1 ha rampung pada November 2020. Dari luas itu, potensi garam yang dihasilkan bisa mencapai 3,5-4 ton per hari atau 100 ton per bulan. Kendati demikian, dalam rencana proyeknya, KUB Tegarindo baru menargetkan memproduksi hingga 40 ton per bulan.

"Kini kami sedang mengurus SNI dan BPOM. Jika selesai, garam premium ini juga akan diproses menjadi garam dapur untuk memenuhi kebutuhan Lampung dulu. Targetnya Desember bisa diluncurkan untuk dijual ke masyarakat umum. Untuk itu juga dalam setahun ke depan produksinya bisa berkembang sampai 200 ton," katanya, Kamis, 24 September 2020.

Dia menambahkan dalam berproduksi dibangun rumah garam yang kini dikelola 20 warga Labuanagung. Peran masyarakat tersebut terus ditingkatkan sehingga kapasitas produksi garam turut meningkat.

"Dengan begitu, seiring perkembangannya diharapkan sebagian besar warga Legundi bisa diberdayakan hingga ke dusun lainnya," katanya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina

loading...




Komentar


Berita Terkait