#korupsi#kpk#lampungutara

Kuasa Hukum Eks Bupati Lampura Harap Aset Sitaan Setara Uang Pengganti

Kuasa Hukum Eks Bupati Lampura Harap Aset Sitaan Setara Uang Pengganti
KPK menyita sejumlah aset milik terpidana korupsi, mantan Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara. Lampost.co/Salda Andala


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI telah menyita lima aset terpidana eks Bupati Lampung Utara (Lampura) Agung Ilmu Mangkunegara pada 10 Juni lalu.

Kuasa hukum terpidana, Firdaus Barus berharap keseluruhan nilai dari lima aset tersebut bisa mencukupi uang pengganti yang dibebankan kepada kliennya.

"Mudah-mudahan bisa (mencukupi)," ujar Firdaus, Minggu, 13 Juni 2021.

Baca: KPK Sita Aset Mantan Bupati Lampung Utara

 

Firdaus mengaku tak bisa memastikan angkanya secara spesifik  sebab butuh penilaian tim ditunjuk KPK. Itu pun, kata dia, jumlahnya baru bisa diketahui secara jelas setelah lelang. 

"Kami tunggu dari pihak eksekutor, berapa nanti besarannya ketika dilelang," katanya.

Dia menegaskan, pihaknya juga telah mengajukan peninjauan kembali (PK) terhadap vonis yang dijatuhkan kliennya.

"Masih proses," kata dia. 

Adapun lima aset Agung yang disita KPK adalah;

1. Tanah seluas 734 m2 sebagaimana tercantum dalam Sertifikat Hak Mllik Nomor (SHM) 329/Sp.J, yang beralamat di Kelurahan Sepang Jaya, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung. 

2. Tanah dan bangunan seluas 566 m2 sebagaimana tercantum dalam SHM Nomor 845/Sp.J, yang beralamat di Kelurahan Sepang Jaya, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung.

3. Tanah dan bangunan yang terdiri dari dua SHM, yaitu tanah seluas 8.396 m2 sebagaimana tercantum dalam SHM Nomor 7388/KD dan tanah seluas 4.224 M persegi sebagaimana tercantum dalam SHM Nomor 7389/KD yang beralamat di Desa Kedaton Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung.  

4. Tanah dan bangunan seluas 1.340 m2 sebagaimana tercantum dalam SHM Nomor 9440/Kedaton, yang berlamat di Desa Kedaton Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung.

5. Tanah dan bangunan seluas 835 m2 sebagaimana tercantum dalam SHM Nomor 9784/Kdn yang beralamat di Desa Kedaton, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung.  

Penyitaan dilakukan Jaksa Eksekusi KPK Josep Wisnu Sigit berdasarkan Putusan Pengadilan Tipikor PN Tanjung Karang Nomor: 6/Pid.Sus-Tpk/2020/PN.Tjk tanggal 2 Juli 2020.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait