#SPAM#sumurbor

Kualitas Sumur Bor dan Instalasi SPAM di Bumidaya Diragukan

Kualitas Sumur Bor dan Instalasi SPAM di Bumidaya Diragukan
Warga menunjukkan Proyek Pembangunan sumur bor dan instalasi sistem penyediaan air minum (SPAM) di Dusun Wonogiri, Desa Bumidaya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, Minggu 17 Juli 2022. Lampost.co/ Armansyah


Kalianda (Lampost.co)-- Kualitas Proyek Pembangunan sumur bor dan instalasi sistem penyediaan air minum (SPAM) di Dusun Wonogiri, Desa Bumidaya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, diragukan. Pasalnya, baru selesai dikerjakan sudah ditemukan kebocoran pada penampungan air dan pipa.

Hal tersebut dibenarkan, Kepala Dusun Wonogiri, Parman. Dia mengaku instalasi jaringan pipa SPAM banyak ditemukan kebocoran. Sehingga, SPAM tersebut belum dapat dinikmati secara maksimal oleh masyarakat setempat.

"SPAM itu mengalir ke 50 sambungan rumah (SR). Tapi, dari kemarin saya mendapat laporan masyarakat banyak yang menemukan kebocoran pipa. Padahal, baru dua hari yang lalu baru selesai dikerjakan," kataParman, Minggu 17 Juli 2022.

Ia mengaku untuk pemasangan instalasi jaringan pipa SPAM dinilai kurang maksimal. Sebab, mereka menilai kualitas paralon pipa tipis dan galian tanah untuk pipa tidak dalam.

Baca Juga : Habiskan Rp1,2 miliar, SPAM di Bandaragung Lamsel Hanya Berfungsi Kurang dari Setahun

"Dengan kondisi itu jelas instalasi jaringan pipa rawan kebocoran. Apalagi jaringan yang kerap dilintasi mobil tentu akan rawan bocor. Kemarin saja ada sekitar 10 titik kebocoran," kata dia.

Bukan hanya kebocoran pada jaringan pipa, kata Parman, ia juga menemukan kebocoran pada bak penampungan air sumur bor. Hingga saat ini kebocoran bak penampungan tersebut belum juga diperbaiki.

"Kebocoran pada bak penampungan air sumur bor itu ada disetiap sisi. Hanya di sisi sebelah utara saja yang enggak ada kebocoran. Ini sudah saya sampaikan dengan Pak Didit dan Khoidir selaku pelaksana di lapangan," kata dia.

Hal itu juga dibenarkan Kepala Desa Bumidaya, Dudi Hermana. Proyek yang bersumber dari dua anggaran tersebut banyak kebocoran pada pipa dan bak penampungan. Ia berharap pihal rekanan segera memperbaikinya.

"Proyek itu dari Dinas PUPR Lamsel. Kami berharap pihak pemborong segera memperbaikinya. Jika ada kebocoran, maka jaringan instalasi SPAM tersebut tidak berfungsi sebagaimana mestinya," kata dia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, proyek tersebut bersumber dari APBD Lamsel 2022 dan DAK. Untuk pembangunan sumur bor dikerjakan oleh CV Batu Jajar dengan anggaran sebesar Rp186.969.285 dan jaringan SR menelan anggaran sebesar Rp188.285.063.

EDITOR

Dian Wahyu K


loading...



Komentar


Berita Terkait