#UstazMaaher

Kronologi Ustaz Maaher Ditahan hingga Meninggal

Kronologi Ustaz Maaher Ditahan hingga Meninggal
Ustaz Maaher At-Thuwailibi alias Soni Eranata/Dok Pribadi.


Jakarta (Lampost.co) -- Mabes Polri membeberkan kronologi ustaz Maaher At-Thuwailibi alias Soni Eranata berurusan dengan polisi. Maaher dilaporkan ke Bareskrim Polri pada Jumat, 27 November 2020 dengan nomor pelaporan LP/0677/XI/2020/BARESKRIM atas kasus dugaan ujaran kebencian terhadap Habib Luthfi.

"Kemudian laporan tersebut ditindaklanjuti oleh penyidik dan pada Jumat, 4 Desember 2020 penyidik melakukan penahanan terhadap tersangka atas nama Soni Eranata," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 10 Februari 2021.

Rusdi mengatakan Maaher sakit saat menjalani penahanan, tepatnya pada Rabu, 20 Januari 2021. Penyidik membawa Maaher ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Pada Rabu, 27 Januari 2021, tersangka sudah dalam kondisi membaik, sehingga penahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri dilanjutkan kembali," ungkap Rusdi.

Lalu, berkas perkara Maaher atas kasus dugaan ujaran kebencian itu dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan Agung pada Kamis, 4 Februari 2021. Penyidik Bareskrim Polri menyerahterimakan Maaher dan barang bukti ke Kejaksaan.

Meski begitu, Maaher tetap menjalani penahanan di Rutan Bareskrim Polri. Sejak saat itu Maaher menjadi tahanan titipan Kejaksaan.

Rusdi memastikan pihaknya telah memberikan pelayanan kesehatan yang baik terhadap seluruh tersangka, termasuk Maaher. Dia menyebut selalu menyiagakan seorang dokter pada tahanan Bareskrim tersebut.

"Polri menempatkan satu dokter yang senantiasa setiap hari memeriksa kesehatan seluruh tahanan yang ada pada Rutan Bareskrim Polri," ungkap Rusdi.

Pada pemeriksaan kesehatan terhadap seluruh tahanan, didapati Maaher kembali sakit pada Sabtu, 6 Februari 2021. Polisi telah menyarankan Maaher kembali menjalani perawatan di RS Polri, namun saran itu ditolak.

"Dia ingin tetap berada di rumah tahanan Bareskrim dan tentunya mendapat perawatan dari dokter kepolisian," ujar jenderal bintang satu itu.

Kemudian pada Senin, 8 Februari 2021, sekitar pukul 19.30 WIB Maaher dinyatakan meninggal dunia. Rusdi menyebut Maaher meninggal karena sakit. Penyakit yang diderita Maaher telah diketahui pihak keluarga.

"Yaitu dengan adanya surat pernyataan dari keluarga bahwa mengetahui penyakit yang diderita oleh saudara Soni Eranata di pernyataan yang ditandatangani oleh istri almarhum," kata Rusdi.

Rusdi berharap dengan penjelasan itu menghilangkan kesimpangsiuran penyebab meninggal Maaher. Masyarakat menduga Maaher meninggal karena dugaan tindakan penganiayaan oleh aparat kepolisian.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait