#ASTRA#EKBIS

Kristanto, Sang Penggagas Kemajuan Pendidikan di Wilayah Prasejahtera

Kristanto, Sang Penggagas Kemajuan Pendidikan di Wilayah Prasejahtera
Kristanto, sekretaris Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim.


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kontribusi PT Astra International di bidang pendidikan melalui Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim tak perlu diragukan. Kehadiran YPA-MDR di daerah-daerah prasejahtera dan pelosok nusantara mendorong kemajuan dunia pendidikan Indonesia. Gerak cepat Astra di bidang pendidikan itu tak lepas dari sosok Kristanto, sekretaris Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim. 

Kristanto memasuki masa purnabakti pada 30 Juni 2021. Pria kelahiran Blora, 2 Desember 1958, itu sudah 38 tahun berkarier di PT Astra International dan tujuh tahun di YPA-MDR. Keluarga besar Astra pun harus merelakan kehilangan sosok pengurus yang rendah hati, sederhana, profesional, dan juga penggagas berbagai program yayasan pendidikan tersebut.  

Ketua Pengurus YPA-MDR Herawati Prasetyo menuturkan selama menjabat sebagai sekretaris pengurus, Kristanto menjelma sebagai sosok penggagas yang memberikan ruh dan makna di setiap karya serta legacy-nya untuk Astra dan pendidikan Indonesia. Hingga kini jumlah sekolah binaan YPA-MDR   mencapai 106 sekolah di 16 kabupaten yang berada di Provinsi Lampung, Banten, Jawa Barat, D.I. Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, dan Nusa Tenggara Timur  dengan total guru binaan 1.509 orang dan siswa binaan 23.819 orang.

Berbagai konsep dan program yang ditelurkan sang penggagas pun menorehkan tinta emas, antara lain Mars YPA-MDR, Mars Sekolah Unggul, dan  Buku Melayani Dengan Hati. Ia juga menggagas konsep Sekolah Unggul, Sekolah Eskalator, Festival Gebyar Klayar, Pesona Gedangsari, Gedangsari Berlari, Paguyuban Komite, Operating Value Cerdas, Kecamatan Cerdas Berprestasi, dan Kampung Pembatik Cilik.

"Tak terasa kami sudah empat tahun bekerja sama dan Pak Krist sudah tujuh tahun lebih di YPA-MDR serta sudah 38 tahun berkarya di PT Astra International. Pribadi yang selalu rendah hati dan berpenampilan apa adanya, serta selalu menghargai orang dengan dasar kasih yang tulus dari dalam hati," kata Ketua Pengurus YPA-MDR Herawati Prasetyo pada acara perpisahan Kristanto, sekretaris YPA-MDR, Rabu, 30 Juni 2021.

Tak hanya itu, Hera juga mengatakan figur Kristanto memiliki sifat yang lemah lembut serta halus, tetapi ia tegas dan berapi-api apabila sudah menyangkut pelaksanaan program YPA di lapangan. 

"Pak Krist tak segan untuk memberikan omelan dan arahan pengembangan  kepada para kepala sekolah  dan juga kepada bupati sekalipun," ujarnya. 

Kristanto dikenal sebagai sosok yang sangat peduli kepada dunia pendidikan sehingga pada 1995 diangkat sebagai project manager di Akademi Federal yang saat ini lebih dikenal dengan Politeknik Manufaktur Astra (Polman Astra), selanjutnya menjadi pengelola pada tahun 2000 hingga 2005. 

Ia kemudian dipercaya untuk bergabung menekuni dunia pendidikan pada tahun 2014 di Yayasan Pendidikan Astra MDR, setelah menyelesaikan masa purnabaktinya di AHM dan menjabat sebagai Sekretaris Pengurus YPA-MDR.

“Terima kasih Pak Krist yang sudah menginspirasi kami semua dan juga sudah menjadikan YPA-MDR hingga menjadi besar seperti sekarang ini,” kata Hera.


 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait