pilkadaKPUpleno

KPU Pesawaran Beri Tiga Hari Untuk Paslon Ajukan Gugatan

KPU Pesawaran Beri Tiga Hari Untuk Paslon Ajukan Gugatan
Ilustrasi. Dok. Lampost.co


PESAWARAN (Lampost.co) -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pesawaran memberikan tenggat waktu tiga hari untuk memberikan ruang bagi paslon yang akan mengajukan gugatan penetapan hasil penghitungan suara pilkada. Gugatan bisa dilayangkan apabila keputusan KPU melalui rapat pleno dinilai tidak memuaskan.

"Jika tidak ada gugatan maka selambat-lambatnya delapan hari setelah penetapan perolehan suara, KPU harus menetapkan paslon terpilih," jelas Ketua KPU Pesawaran Yatin Putro Sugino, Senin, 14 Desember 2020.

Menurutnya, usai menggelar rapat pleno selama 9 jam lebih, KPU telah menetapkan rekapitulasi jumlah suara paslon nomor urut 1, M Nasir- Naldi Rinara dengan 101.890 suara. Sementara paslon nomor urut 2 Dendi- Marzuki mendapatkan 130.436 suara. Dengan total suara sah berjumlah 232.326 suara, dan suara tidak sah 7.040.

"Jadi dalam rapat tadi, kami membahas dan mencocokan data pemilih sebelum ditetapkan oleh KPU dan disaksikan oleh Bawaslu setempat. Tadi ada tiga kecamatan yang datanya harus dikoreksi, terkait selisih data pemilih yang menggunakan surat domisili dan KTP elektrik, antara lain Waylima, Tegineneng, dan Negerikaton. Namun semua sudah clear," tegasnya.

Ia menambahkan, meskipun pelaksanaan pilkada dilangsungkan di tengah pandemi covid-19, tingkat partisipasi pemilih dalam gelaran pilkada tahun ini meningkat 2% dibandingkan pilkada pada 2015.

"Untuk tahun ini, partisipasi kita ada di angka 73 persen, data itu memang belum mencapai target yang ditetapkan KPU Lampung sebesar 77 persen, sedangkan capaian kami hanya di angka 73 persen," pungkasnya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait