#beritalampung#beritapesawaran#pilkada

KPU Pesawaran Bahas Dana Hibah dengan TAPD, Honor Panitia Adhoc Bakal Naik

KPU Pesawaran Bahas Dana Hibah dengan TAPD, Honor Panitia Adhoc Bakal Naik
Kepala Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Pesawaran Dody Afriyanto. Lampost.co/Putra Pancasila


Pesawaran (Lampost.co): Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesawaran melakukan pembahasan usulan dana hibah bersama dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) kabupaten setempat, salah satunya membahas terkait dengan kenaikan honor panitia adhoc.

Kepala Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Pesawaran Dody Afriyanto mengatakan saat ini kenaikan honor panitia adhoc baru untuk pelaksanaan saat Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 saja, sedangkan untuk panitia adhoc saat pelaksanaan Pilkada pihaknya masih menunggu arahan.

"Kalau dalam pelaksanaan Pemilu, anggaran yang digunakan untuk honor panitia adhoc ataupun kegiatan lainnya melalui APBN. Sedangkan untuk adhoc pada pelaksanaan Pilakada nanti disesuaikan dengan anggaran APBD dan juknisnya seperti apa nantinya," ujarnya, Selasa, 9 Agustus 2022.

Baca juga: Pesawaran Berburu Target Vaksinasi Covid-19

"Kita juga dalam pengajuan dana hibah untuk pelaksanaan Pilkada telah menyampaikan kepada TAPD. Kalau regulasi yang kita gunakan masih yang lama dan apabila di perjalanan nanti ada perubahan regulasi tentunya kita akan mengikuti regulasi tersebut. Salah satunya apabila ada kenaikan honor panitia adhoc Pilkada," ujar dia.

Sementara itu, untuk jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pemilu 2024 di Kabupaten Pesawaran terdapat sebanyak 1.379 TPS dengan volume pemilih maksimal sebanyak 300 pemilih.

"Jumlah TPS kita pada tahun 2024 mendatang mengalami penurunan dibandingkan dengan jumlah TPS pada tahun 2019 lalu yang berjumlah 1481. Hal ini disebabkan karena jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Pesawaran mengalami penurunan, makanya ada penurunan jumlah TPS," kata dia.

Dia mengatakan kalau jumlah adhoc mulai dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) terdapat sebanyak 55 orang untuk 11 kecamatan, sedangkan Panitia Pemungutan Suara (PPS) terdapat 432 orang yang tersebar di 144 desa.

"Kemudian ada juga Petugas Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) yang jumlahnya sesuai dengan TPS yang ada di Kabupaten Pesawaran, serta ada penambahan tiga orang sekertariat yang membantu tugas dari PPK dan PPS," katanya.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait