pilkadacovid-19

KPU Lamtim Terapkan Prokes Saat Proses Pelipatan Surat Suara

KPU Lamtim Terapkan Prokes Saat Proses Pelipatan Surat Suara
dok Lampost.co


SUKADANA (Lampost.co) – Pelipatan surat suara untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lampung Timur (Lamtim), yang rencananya akan dimulai pada Selasa 24 November 2020, dilaksanakan dengan menerpakan protokol kesehatan ketat.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lamtim, Wasiyat Jarwo Asmoro, Minggu 22 November 2020 menjelaskan, pihaknya sudah menerima pengiriman sejumlah 792.736 lembar surat usara untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lamtim.

Surat suara  yang dikeas dalam 397 dus dan dikirim dari Gresik, Jawa Timur tersebut, tiba di Gedung Olahraga (GOR) Mini komplek Islamic Centre Kabupaten Lamtim, di Desa Muara Jaya, Kecamatan Sukadana, Sabtu, 21 November 2020, sekitar pukul 12.00 Wib.

Surat suara yang sudah diterima itu kata Wasiyat Jarwo, rencanaya akan dilakukan proses pelipatan mulai Selasa, 24 November 2020.

Karena saat ini masih dalam situasi pandemi Covid 19, maka dalam proses pelipatan suarat suara itu KPU Lamtim juga akan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Dimana dalam proses pelipatan itu, tenaga yang akan dikerahkan hanya 100 hingg 150 orang/hari,  lokasi pelipatan surat suara juga akan dibagi dalam beberapa ruangan baik di GOR Mini atau beberapa ruangan di gedung Islamic Centre, di Desa Muara Jaya, Kecamatan Sukadana.


Kemudian sebelum masuk ruangan untuk melakukan pelipatan suarat suara terlebih dahulu dicek suhu tubuhnya, harus mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun. Selanjutnya di dalam ruangan pelipatan disiapkan hand sanitizer, sarung tangan plastik serta harus menjaga jarak. 


“Karena saat ini masih dalam situasi pandemi Covid 19, kami tidak mau ambil resiko. Karena itu dalam proses pelipatan surat suara kami menerapkan protokol kesehatan ketat,” kata Wasiyat Jarwo.


Pelanggaran Prokes Saat Kampanye

Sementara terpisah, Ketua Bawaslu Kabupaten Lamtim Uslih menjelaskan, hingga Minggu 22 Novenver 2020, tercatat sudah dua pasangan calon yaitu nomor urut 2 dan 3 yang pernah melakukan pelanggaran protokol kesehatan dalam pelaksanaan kampanye terbatas.

Kedua paslon tersebut melanggar protokol kesehatan yaitu, tidak menjaga jarak dan banyak yang tidak mengenakan masker, saat menggelar kampanye terbatas di wilayah Kecamatan Batanghari beberapa waktu lalu dan sudah mendapatkan surat teguran dan Bawaslu Kabupaten Lamtim.

Mengingat situasi pandemi Covid 19 saat ini, ditegaskan juga oleh Uslih, bahwa pihaknya tidak akan pernah memberikan toleransi kepada paslon yang melanggar prototokol kesehatan saat menggelar kampanye terbatas.

Jika dalam pelaksanaan kampanye terbatas itu ada paslon yang melanggar protokol kesehatan, kemudian sudah diberi teguran dan diberi waktu satu jam untuk diperbaiki, namun masih juga melanggar, maka kampanye tersebut akan dibubarkan oleh Bawaslu.

“Bawaslu dapat langsung atau berkoordinasi dengan pihak Kepolisian untuk membubarkan kampanye terbatas dari paslon yang melanggar protokol kesehatan sesuai dengan ketentuan, dan kami tidak akan memberikan toleransi untuk itu,” tegas Uslih. 

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

loading...




Komentar


Berita Terkait