#pemilu2024#pilpres2024

KPU Bakal Sertifikasi Keamanan Sipol, Silon, dan Sirekap

KPU Bakal Sertifikasi Keamanan Sipol, Silon, dan Sirekap
Komisi Pemilihan Umum. Medcom.id/Faisal Abdalla


Jakarta (Lampost.co) -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) bakal menyertifikasi seluruh aplikasi atau sistem yang akan digunakan untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Hal itu dilakukan untuk menjamin keamanan aplikasi pemilu.


Ada tiga sistem yang akan digunakan pada Pemilu 2024, yakni sistem informasi partai politik (Sipol), sistem data pemilih (Sidalih), sistem informasi pencalonan (Silon), hingga sistem rekapitulasi elektronik (Sirekap).

"Sehingga aplikasi ini betul aman dari aksi peretasan," kata komisioner KPU, Idham Holik, dalam diskusi virtual, Minggu, 22 Mei 2022.

KPU akan menyertifikasi ketiga sistem tersebut ke dua lembaga, yakni Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo).

"Aplikasi yang kami gunakan ini akan disertifikasi keamanannya ke lembaga yang otoritatif," ungkap dia.

Eks komisioner KPU Jawa Barat (Jabar) itu menyampaikan penguatan keamanan merupakan hal mutlak yang harus dilakukan. Pasalnya, penerapan teknologi pada elektoral memiliki tantangan terbesar, yakni peretasan.

"Kita ketahui hari ini dalam gerakan politik yang aktif, peretasan sebagai bagian dari sebuah ideologi dan ini terjadi," sebut dia.

Idham menyampaikan pengalaman Filipina yang baru selesai menyelenggarakan pemilu pada 9 Mei 2022. Usai pemungutan suara, ada puluhan ribu upaya peretasan sistem teknologi KPU Filipina.

 "Ada lebih 20 ribu aksi peretasan,"ujar dia.

Dia tak ingin upaya peretasan juga terjadi di Indonesia. KPU terus mengupayakan memperkuat teknologi yang akan digunakan nanti.

"Tentunya hal ini harus diantisipasi di Indonesia jangan sampai penggunaan Sipol, Silon, dan Sirekap, dengan mudah diterobos hacker," ujar dia.

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait