#hargadaging

KPPU Gelar Penelitian Perkara Pelanggaran Penjualan Daging Sapi di Bandar Lampung

KPPU Gelar Penelitian Perkara Pelanggaran Penjualan Daging Sapi di Bandar Lampung
Daging sapi di Pasar Wayhalim, Bandar Lampung mengalami kenaikan harga, Rabu, 9 Maret 2022. Lampost.co/Triyadi Isworo


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Wilayah II mulai melakukan Penelitian Perkara Inisiatif atas dugaan pelanggaran Pasal 5 Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999 dalam penjualan daging sapi di wilayah Bandar Lampung. 

Kepala Kantor KPPU Wilayah II, Wahyu Bekti Anggoro mengatakan KPPU menemukan fakta pedagang daging besar di Bandar Lampung bersepakat menetapkan harga jual daging sapi untuk diterapkan oleh pedagang pasar/eceran kepada konsumen/masyarakat. Menurutnya, pedagang daging besar merupakan pedagang daging sapi baik yang memiliki rumah potong hewan (RPH) sendiri maupun tidak. 

"KPPU menemukan fakta jika kesepakatan harga jual daging sapi diinformasikan kepada konsumen melalui Surat Persatuan Pedagang Daging Bandar Lampung melalui pedagang eceran/pasar," katanya, melalui telepon, Rabu, 9 Maret 2022.

Menurut Wahyu, KPPU menemukan adanya dua kesepakatan penetapan harga pada periode Tahun 2021-2022, yaitu pada 19 Januari 2021 yang menyepakati ketetapan harga daging sapi Rp125.000/kg dan pada 17 Februari 2022 yang menyepakati ketetapan harga daging sapi sebesar Rp135.000/kg.

Baca juga: Harga Daging Sapi di Lamsel Naik Rp5.000/Kg

Wahyu menegaskan perilaku tersebut melanggar Pasal 5 Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

“Pelaku usaha dilarang membuat perjanjian dengan pelaku usaha pesaingnya untuk menetapkan harga atas suatu barang dan atau jasa yang harus dibayar oleh konsumen atau pelanggan pada pasar bersangkutan yang sama," ujarnya.

KPPU juga akan mendalami dampak ekonomi yang ditimbulkan dari kesepakatan harga tersebut yang menunjukkan harga rata-rata daging sapi di Bandar Lampung di atas harga rata-rata daging sapi nasional. 

 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait