#kppn#metro

KPPN Metro Gelar Rakor Manajerial Persiapan Implementasi SAKTI

KPPN Metro Gelar Rakor Manajerial Persiapan Implementasi SAKTI
tingkat manajerial dalam rangka persiapan implementasi Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI), pada 9 September 2021 secara daring melalui aplikasi Zoom. Dok KPPN Metro


Metro (Lampost.co) -- Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Metro melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) tingkat manajerial dalam rangka persiapan implementasi Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI), pada 9 September 2021 secara daring melalui aplikasi Zoom.

Rakor tersebut mengundang para Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) pada seluruh Satuan Kerja (Satker) mitra kerja KPPN Metro.

Rakor bertujuan memberikan pemahaman kepada seluruh KPA terkait Aplikasi SAKTI yang akan segera digunakan oleh seluruh satker untuk seluruh transaksi mulai tahun anggaran 2022.

Kepala KPPN Metro, Tejo Prakosa, membuka rakor dan menyampaikan harapannya kepada seluruh mitra kerja agar dapat bersama-sama berkomitmen dalam menyukseskan implementasi SAKTI.

Baca: KPPN Metro Sosialisasi Inovasi dan Layanan

 

Rakor dilanjutkan oleh Kepala Seksi Manajemen Satker dan Kepatuhan Internal (MSKI) KPPN Metro, Endah Sari Utami, yang menyampaikan materi terkait Aplikasi SAKTI.

“Aplikasi SAKTI memiliki beberapa keunggulan dibanding aplikasi yang digunakan satker saat ini, antara lain, penggunaan OTP untuk meningkatkan keamanan transaksi, kemudahan akses melalui jaringan internet, data transaksi realtime, single database, single entry point, dan berbagai keunggulan lainnya,” ujar Endah.

Aplikasi SAKTI akan mengintegrasikan seluruh aplikasi yang digunakan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan APBN yang selama ini terdiri dari beberapa aplikasi terpisah, sehingga satker akan lebih efisien dalam menggunakan sumber dayanya.

Untuk memastikan kelancaran implementasi SAKTI yang akan segera digunakan dalam pengajuan Gaji Induk Januari 2022, KPPN Metro akan melaksanakan End User Training (EUT) mulai 13 September sampai dengan 24 September 2021.

“Pelaksanaan EUT akan sangat menentukan kemampuan satker dalam mengoperasikan Aplikasi SAKTI sehingga sangat berpengaruh dalam implementasi SAKTI, karena itu dimohon pada KPA dapat menugaskan operator, PPK, dan PPSPM untu mengikuti kegiatan EUT secara maksimal sehingga implementasi SAKTI dapat berjalan lancar dan memudahkan pengelolaan APBN kedepannya,” tambah dia. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait