#parlemen#gender

KPPI Lampung Dorong Keterwakilan 30 Persen Perempuan di Parlemen

KPPI Lampung Dorong Keterwakilan 30 Persen Perempuan di Parlemen
Pelantikan enam Dewan Pengurus Cabang (DPC) KPPI kabupaten/kota se-Provinsi Lampung di Hotel Horison, Bandar Lampung, Senin, 6 September 2021. Istimewa


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Provinsi Lampung mendorong keterwakilan 30 persen perempuan di parlemen. Hal itu terungkap saat pelantikan enam Dewan Pengurus Cabang (DPC) KPPI kabupaten/kota se-Provinsi Lampung di Hotel Horison, Bandar Lampung, Senin, 6 September 2021.

Enam DPC yang dilantik yakni, DPC Lampung Selatan, DPC Lampung Utara, DPC Lampung Tengah, DPC Kota Metro, DPC Way Kanan, dan DPC Pringsewu. Sementara delapan kabupaten lainnya telah dilantik, dan sisa satu kabupaten yang belum adalah Tulangbawang Barat.

Ketua DPD KPPI Lampung Apriliati mengatakan, diharapkan dengan pelantikan DPC dapat mendorong peningkatan keterwakilan perempuan dalam parlemen (DPR) hingga minimal 30 persen ke depan.

Hingga saat ini total ada 112 anggota DPR di Lampung dengan rincian 17 orang di DPRD Provinsi Lampung, dan 95 orang lainnya berasal dari 15 DPRD tingkat kabupaten/kota. Jumlah ini meningkat di tiap penyelenggaraan pilkada. Di parlemen, diharapkan bisa melahirkan peraturan daerah (perda) yang berperspektif gender.

"Kami berharap bisa berkontribusi dalam pembangunan di provinsi Lampung sehingga akan meningkatkan indeks demokrasi dan indeks kesetaraan gender," ujar Apriliati, usai pelantikan.

Selain di parlemen, KPPI juga mendorong anggotanya untuk aktif di bidang lainnya di luar fungsi legislasi.
KPPI dan stakeholder terkait, juga mendorong penanganan masalah lainnya seperti masalah stunting, kekerasan perempuan, perlindungan anak,  mewujudkan kota ramah anak, hingga sektor pertanian.

"Bagaimana angota legislatif yang juga anggota KPPI bisa melahirkan perda-perda yang berkaitan dengan perempuan dan anak. Kita kawal program yang berperspektif gender. Masyarakat menunggu kiprah kita semua,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Fitrianita Damhuri mengatakan, sangat mendukung kiprah KPPI di Lampung. Menurut Fitrianita keberadaan KPPI telah mendorong partisipasi perempuan di dunia politik dan dapat melahirkan perda yang perspektif gender.

“Perempuan sudah mendapat kesempatan dan kesetaraan dengan laki-laki. Keterwakilan yang sudah mencapai 20 persen diharapkan terus meningkat di masa-masa yang akan datang. Saya yakin banyak perempuan yang mau terjun ke dunia politik, tapi karena kurangnya pengetahuan dan informasi, menyebabbkan mereka enggan terlibat langsung,” ujarnya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait