#kpk#korupsi

KPK Tingkatkan Status Kasus Pengemplang Pajak

KPK Tingkatkan Status Kasus Pengemplang Pajak
KPK. Ilustrasi


Jakarta (Lampost.co) -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meningkatkan status kasus pengemplangan pajak pada tiga perusahaan. Proses itu khususnya pada konsultan pajak dan pegawai Direktorat Jenderal Pajak.

"Kami naikan penyidikan baru kluster konsultan pajak dan penyelenggara atau petugas pajak," ujar Deputi Penindakan KPK, Irjen Karyoto di sela-sela konferensi pers penetapan dan penahanan tersangka Korupsi Bansos Covid-19 Kabupaten Bandung Barat, melalui siaran Youtube KPK, Kamis, 1 April.

Karyoto memaparkan, dalam suap perkara pajak itu KPK membagi dalam tiga kluster. "Dari kasus pajak ini baru kluster satu yang naik ke penyidikan dan progresnya sudah 70%," katanya.

Sebab, KPK telah mendapatkan barang-barang bukti cukup signifikan yang diduga hasil kejahatan pajak. "Dari satu orang saja kami menyita aset yang cukup besar," paparnya.

 

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait