#korupsi#KPK#Lampura

KPK Bidik Tersangka Lain Usai Tetapkan Adik Eks Bupati Lampung UtaraTersangka

KPK Bidik Tersangka Lain Usai Tetapkan Adik Eks Bupati Lampung UtaraTersangka
Ilustrasi KPK


Bandar Lampung (Lampost.co) -- KPK RI  telah menetapkan adik Eks Bupati Lampung Utara Akbar Tandaniria Mangkunegara sebagai tersangka korupsi Pemkab Lampung Utara.

Ia diduga menerima fee proyek dari para kontraktor sejak 2015--2019 sebesar Rp. 2,3 miliar.

KPK RI tak menutup kemungkinan adanya pelaku lain, dalam perkara ini, termasuk mantan wakil bupati Lampura.

Plt Juru Bicara Bidang Penindakan KPK Ali Fikri, Minggu, 17 Oktober 2021, mengatakan KPK masih menunggu proses persidangan Akbar Tandaniria, untuk didalami apakah ada keterlibatan pihak lain.

Penetapan Akbar sebagai tersangka, menurut Ali, juga berdasarkan adanya fakta persidangan yang memiliki keterkaitan keterangan saksi, dan alat bukti, hingga adanya fakta hukum, untuk menjerat Akbar.

"Kalau memang ditemukan fakta hukum baru di dalam proses persidangan, akan ditindaklanjuti," ujarnya.

Sebelum KPK mengungumkan penetapan tersangka Akbar, Eks Wakil Bupati Sri Widodo, diperiksa oleh penyidik KPK, pada 26 Agustus 2021 lalu di Kantor BPKP Perwakilan Lampung.

Ia diperiksa bersama dengan saksi lainnya yakni,  seorang dokter bernama Djauhari, dan pihak CV Dewa Sakti, Dicky Saputra.

"Penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi, terkait penerimaan gratifikasi di Pemkab Lampung Utara," kata Ali Fikri beberapa waktu lalu.

Dalam persidangan Agung Ilmu Mangkunegara, 20 Januari 2020  lalu di PN Tipikor Tanjungkarang, Sri Widodo mengaku mendapat jatah proyek.

Di tahun 2015 ia mendapatkan proyek sebesar Rp10 miliar, dan di tahun 2017 hanya mendapat proyek bernilai Rp4 miliar. Kebanyakan proyek tersebut ia lempar ke teman-temannya untuk dikerjakan. 

EDITOR

Sri Agustina

loading...




Komentar


Berita Terkait