#korupsi#kpk#ptdirgantaraindonesia

KPK Telusuri Aliran Dana Proyek PT Dirgantara Indonesia

( kata)
KPK Telusuri Aliran Dana Proyek PT Dirgantara Indonesia
Gedung Merah Putih KPK.MI/Rommy Pujianto

Jakarta (Lampost.co) -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami aliran dana kasus dugaan korupsi penjualan dan pemasaran pada PT Dirgantara Indonesia (DI) pada 2007 sampai 2017. Informasi ini dikupas dari Direktur Utama PT Abadi Sentosa Perkasa Didi Laksamana.

"Penyidik mengonfirmasi keterangan saksi terkait dengan dugaan adanya penyerahan uang dari mitra penjualan kepada pihak pemilik proyek (owner) dan ke pihak-pihak tertentu di PT Dirgantara Indonesia," kata Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri di Jakarta, Jumat, 7 Agustus 2020.

Ali enggan menyebut besaran uang yang diserahkan mitra kepada bos proyek di kasus ini. Pihak-pihak yang terlibat dalam penyerahan pun masih dirahasiakan untuk menjaga kerahasiaan proses penyidikan.

KPK menetapkan mantan Direktur Utama PT DI Budi Santoso dan mantan Direktur Niaga PT DI Irzal Rinaldi sebagai tersangka. Keduanya diduga terlibat korupsi pengadaan kegiatan penjualan dan pemasaran di PT DI pada 2007 hingga 2017.

Negara ditaksir mengalami kerugian Rp205,3 miliar dan USD8,65 juta (Rp127,3 miliar) akibat kasus ini. Kedua tersangka dinilai melanggar Pasal 2 atau Pasal 3 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 Ayat (1) KUHP.

EDITOR

Medcom

loading...

Berita Terkait

Komentar