KPKpolda

KPK Siap Bantu Kendala Polda Lampung

( kata)
KPK Siap Bantu Kendala Polda Lampung
Ketua KPK Irjen Firli Bahuri

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Ketua KPK RI Irjen Pol Firli Bahuri mengunjungi Mapolda Lampung, pada Jumat, 7 Agustus 2020, dalam rangka supervisi penanganan dan pencegahan tindak pidana korupsi. Pertemuan tersebut berlangsung tertutup di ruang vicon lantai II Polda Lampung.

Usai pertemuan Irjen Firli memaparkan, salah satu point utama yang dihabas dalam supervisi tersebut, ditemukan beberapa kendala yang ditangani Polda Lampung dalam penanganan kasus rasuah, yakni perhitungan kerugian negara dan terkait saksi ahli pidana korupsi

"KPK memberikan bantuan termasuk biaya, kehadiran ahli, ataupun perhitungan kerugian negara," ujar Firli, di Mapolda Lampung.

Firli juga mendapatkan paparan kinerja penanganan tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang dilakukan Polda Lampung, misalnya ada 27 penanganan kasus korupsi di tahun 2018, begitu juga penanganan di tahun 2019, yang diklaim Polda Lampung menurut Firli sudah cukup baik.

"Polda Lampung cukup memiliki prestasi penanganan korupsi," katanya.

Selain itu, Irjen Firli juga menyatakan KPK akan fokus melakukan pengawasan terhadap penggunaan anggaran covid 19, di Provinsi Lampung. Karenanya koordinasi dan supervidi diperlukan.

"Susksesnya pemerintah, polda dan tni dalam pandemi covid-19, Lampung dianggap 5 terbaik penanganan covid-19, kita tak bisa bermawas diri, karena paska itu, harus ada pertanggung jawaban seluruh anggaran," katanya.

Sementara, sebelum mengunjungi Polda Lampung Irjen Firli selaku pimpinan utama lembaga anti rasuah tersebut, juga menyambangi Kejati Lampung.
Menurut Firli, Kejaksaan Lampung disebut sudah memiliki prestasi.

"Penuntutan sudah jalan, berkas perkara dari Polda ada 6, sudah ada ekskusi, penyelamatan aset ada 17 miliar, itu prestasi," katanya.

Sementara Kabid Humas Polda Lampung Kombespol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, kujungan Irjen Firli mendorong dan memberikan penguatan tindak pidana, termasuk pencegahannya.

"Beliau memberikan penguatan sebagai aparat penegak hukum, termasuk kerugian negara dari tindak pidana korupsi ini jangan sampai menghambat pembangunan negara. Beliau memberikan suport intinya dalam tindak pidana korupsi," paparnya.

Kemudian, penyampaian Irjen Firli tehadap Polda Lampung, Pandra menjelaskan agar aparat dilapangan dalam penanganan tindak pidana korupsi jangan sampai berbuat gaduh, dan juga jangan menyalahgunakan kewenangan aparat, serta menguatkan pengawasan pemerintah terkait penggunaan anggaran covid-19.

"Perintah presiden betul-betul ditindak, karena anggaram covid ini betu-betul besar," katanya.

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

loading...

Berita Terkait

Komentar