#beritalampung#beritabandarlampung#ott

KPK Perpanjang Masa Penahanan Karomani Cs

KPK Perpanjang Masa Penahanan Karomani Cs
Karomani saat berada di gedung KPK hendak diperiksa penyidik. Dok/IST


Bandar Lampung (Lampost.co): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan keempat tersangka kasus suap penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri Universitas Lampung (Unila). Karomani dan kawan-kawan harus ditambah 40 hari penahanan.

Keempatnya yakni, Karomani selaku Rektor Unila periode 2020-2024, Heryandi selaku Wakil Rektor I Bidang Akademik Unila, Muhammad Basri selaku Ketua Senat Unila, dan Andi Desfiandi (AS) dari pihak swasta.

"KPK telah memperpanjang masa penahanan para tersangka masing-masing selama 40 hari terhitung sejak 9 September sampai nanti tanggal 18 Oktober 2022," kata Juru bicara KPK, Ali Fikri, dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 12 September 2022.

Baca juga: 4 Website OPD Bandar Lampung Diserang Hacker

Ali mengatakan saat ini KPK tengah melengkapi alat bukti dan pemberkasan dalam perkara dugaan suap penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri di kampus hijau tersebut.

"Tim penyidik KPK saat ini masih membutuhkan  waktu," katanya.

"KRM (Karomani) ditahan di Rutan KPK di Gedung Merah Putih. Sedangkan HY (Heriyandi), MB (Muhammad Basri),  dan AD (Ahmad Desfiandi) ditahan di Rutan Pomdam Jaya Guntur," kata dia.

Sebelumnya KPK memeriksa Rektor Universitas Lampung (Unila) Karomani dalam kasus dugaan suap penerimaan mahasiswa baru di Unila pada Jumat, 9 September 2022.

Pemeriksaan dilakukan Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan selama hampir tujuh jam didampingi kuasa hukumnya, Ahmad Handoko. 

"Saya tadi mendampingi beliau (Karomani) saat pemeriksaan di gedung KPK. Pemeriksaan dimulai jam 10 pagi sampai setengah 4 sore," kata Handoko.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait