#kpk#viral#pemalsuan

KPK Pastikan Surat Panggilan Tiga Anggota DPRD Pesisir Barat Hoaks

KPK Pastikan Surat Panggilan Tiga Anggota DPRD Pesisir Barat Hoaks
Surat pemanggilan palsu mengatasnamakan KPK. Lampost.co/Asrul Septian Malik


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI membantah adanya surat pemanggilan tiga anggota DPRD Pesisir Barat, Pidinuri, Ali Yudiem, dan Rifzon Efendi.

Dalam surat yang beredar tersebut, ketiganya diminta menghadap penyidik unit IV KPK RI Kombes Pol Yulius dan Kombes Pol Suhartono pada 7 September 2021 di Jakarta Selatan. Mereka dipanggil sebagai saksi proyek pelaksanaan gedung pemerintah di Pesisir Barat dan gedung SMPN 1 Krui tahun 2015-2020.

"KPK tidak pernah menerbitkan surat panggilan sebagaimana yang beredar di Provinsi Lampung tersebut," bantah Plt Juru Bicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri, Jumat, 3 September 2021.

Baca: Sudah Dicabut, Gugatan Eks Bupati Lampura ke KPK Masih Tercatat di PN Jaksel

 

Menurutnya, surat palsu tersebut telah menyalahgunakan logo, email, dan alamat KPK sebagai atribut. Nama-nama yang tercantum sebagai penyidik pun tidak pernah tertera sebagai pegawai KPK.

KPK memastikan dalam melaksanakan pemeriksaan akan menerbitkan surat panggilan secara terbuka. 

"Oleh karena itu, kami meminta semua pihak tidak lagi memalsukan atau melakukan tindakan dengan mengatasnamakan KPK untuk menipu, memeras, dan tindakan lain yang dapat merugikan masyarakat," katanya.

KPK juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan hati-hati terhadap berbagai modus penipuan yang marak terjadi. Jika menemui atau mengetahui adanya pihak yang mengaku pegawai KPK dan melakukan tindakan pemerasan dan sejenisnya, maka diharap segera lapor ke call center 198 atau kepada aparat penegak hukum setempat.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait