#Hukum#KPK

KPK Nyatakan Laporan Gratifikasi Helikopter Firli Sudah Diproses Dewas

KPK Nyatakan Laporan Gratifikasi Helikopter Firli Sudah Diproses Dewas
Plt juru bicara KPK Ali Fikri. Medcom.id/Arga Sumantri


Jakarta (Lampost.co) -- Indonesia Corruption Watch (ICW) berencana kembali melaporkan Firli Bahuri atas dugaan penerimaan gratifikasi sewa helikopter ke Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Lembaga Antikorupsi heran kasus ini kembali dilaporkan walau telah diproses Dewas KPK.

"Sebagaimana kita pahami bersama bahwa pokok persoalan yang dilaporkan ini telah diproses secara profesional oleh Dewas KPK," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK bidang penindakan Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Sabtu, 12 Juni 2021.

Firli, kata Ali, sudah mendapatkan sanksi ringan tertulis atas laporan tersebut. Putusan juga sudah dapat dilihat publik pada 24 September 2020.

Namun, KPK mempersilakan ICW jika ingin kembali melaporkan Firli. Pelaporan itu menjadi hak ICW sebagai elemen masyarakat.

"KPK menghormati sepenuhnya hak setiap warga negara yang melihat atau menemukan dugaan pelanggaran etik oleh insan KPK untuk melaporkannya kepada Dewas KPK," ujar Ali.

Ali mengatakan laporan itu jadi hak pengawasan masyarakat terhadap kinerja KPK. Peran masyarakat juga dibutuhkan untuk memastikan Lembaga Antikorupsi berada di jalan yang benar.

"Kami melihat hal ini sebagai fungsi kontrol publik yang berjalan dengan baik dalam agenda pemberantasan korupsi yang dilakukan oleh KPK," tutur Ali.

 

EDITOR

Abdul Gafur

loading...




Komentar


Berita Terkait