#kpk#bansos

KPK: Kriteria Kemiskinan Harus Diperjelas

KPK: Kriteria Kemiskinan Harus Diperjelas
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto


Jakarta (Lampost.co) -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusulkan kriteria kemiskinan diperjelas. Pasalnya, kebutuhan masyarakat miskin di setiap daerah berbeda-beda.

“Kriteria kemiskinan harus jadi perhatian karena miskin untuk Jakarta beda dengan miskin di desa,” kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat, 30 April 2021.

Baca: Ketua KPK Tanggapi Kabar Azis Syamsuddin Dicekal

Alexander mencontohkan orang miskin di Jakarta lebih butuh tempat tinggal ketimbang makanan. Sementara itu, orang miskin di desa membutuhkan makanan lantaran sudah memiliki tempat tinggal.

“Jadi harus ditentukan kriteria kemiskinan supaya penyaluran lebih tepat dan jadi tugas Kementerian Sosial (Kemensos) yang berkoordinasi dengan pemerintah daerah (pemda),” ujar dia.

Setelah menentukan kriteria kemiskinan, kata Alexander, tugas Kemensos berikutnya ialah mengawasi distribusi bansos. Dia tidak ingin kelompok usia produktif mendapat bansos bertahun-tahun karena dikategorikan miskin.

“Kalau tetap miskin artinya kita gagal mengentaskan kemiskinan,” papar Alexander.

Alexander menyebut pemda juga berperan meningkatkan kesejahteraan rakyatnya. Banyaknya masyarakat miskin selama bertahun-tahun menjadi cerminan kinerja kepala daerah.

“Artinya gagal menjalankan amanat undang-undang karena jelas tujuan bernegara untuk memajukan kesejahteraan umum,” tutur dia.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait