#kpk#korupsi#suap

KPK Janji Tuntaskan Kasus Calo DAK Lampung Tengah

KPK Janji Tuntaskan Kasus Calo DAK Lampung Tengah
Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin saat diperiksa KPK. Antara Foto


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berjanji akan mengusut tuntas dan mengembangkan kasus dugaan suap Dana Alokasi Khusus (DAK) di Lampung Tengah, yang menjerat Azis Syamsuddin.

KPK telah menetapkan tersangka dan menahan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin. Azis diduga menyuap eks penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju, karena upaya lobi-lobi atau calo anggaran DAK untuk Kabupaten Lampung Tengah tahun 2017. Saat itu, Mustafa masih menjabat sebagai Bupati Lampung Tengah.

Baca juga: Peran Eks Direktur PT Lampung Jasa Utama di Kasus Azis Syamsuddin Didalami

Selain di Komisi III DPR, Azis juga berada di Badan Anggaran (Banang) DPR yang memiliki koneksi dengan pemerintah pusat.

Pengurusan DAK 2017 dilakukan oleh eks Kadis Bina Marga Lampung Tengah, Taufik Rahman. Ia bertemu dengan orang kepercayaan Azis yakni Aliza Gunado. Dalam pertemuan itu, pihak Azis meminta fee Rp2,5 miliar, dengan iming-iming Pemkab Lampung Tengah mendapatkan DAK Rp100 miliar. Namun faktanya, hanya sekitar Rp30miliar DAK yang diterima.

Kemudian, pada 2018 Pemkab Lamteng kembali melakukan lobi-lobik DAK namun tidak melalui Azis, melainkan seseorang bernama Amin Santoso dan Eka Kamaludin. Pemkab mendapatkan DAK 2018, dan fee yang diberikan untuk calo DAK tahun 2018 sebesar Rp36 miliar. Upaya tersebut terungkap pada persidangan di PN Tipikor Tanjungkarang pada Februari 2021.

Terkait dugaan korupsi pengurusan DAK Lampung Tengah, Ketua KPK Firli Bahuri berjanji akan mengembangkan perkara tersebut.

"KPK tidak pernah berhenti pada upaya penyelidikan dan penyidikan, KPK harus tuntaskan. Pada prinsipnya kami mendengar pemintaan masyarakat, kalau ditemukan keterangan dan bukti, kami akan tindak lanjuti," ujar Firli Bahuri, Sabtu, 25 September 2021.

Firli memastikan tidak ada pembedaan dan pendahuluan terhadap perkara Azis Syamsuddin sebagai penyuap penyidik, dan kasus suap pengurusan DAK Lampung Tengah, yang merupakan akar permasalahan menyeret Azis.

"Kenapa ini (penyuapan eks penyidik Robin) didahulukan, itu tidak ada. Yang hari ini (penyuapan eks penyidik) telah memenuhi syarat-syarat tentang tersangka, kalau ada lagi seseorang yang memenuhi (akan ditindak lanjuti)," katanya.

KPK pun tak menampik jika akan mengembangkan perkara ini, dan memeriksa para pihak di Badan Anggaran (Banang), selain Azis Syamsudin.

"Bisa sana nanti terjadi (pemeriksaan lain dan pengembangan)," katanya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait