#pajak#penggelapanpajak#korupsi#pengempanganpajak

KPK Dikabarkan Sudah Tetapkan Konsultan Pajak sebagai Tersangka

KPK Dikabarkan Sudah Tetapkan Konsultan Pajak sebagai Tersangka
Pejalan kaki melintasi papan sosialisasi pembayaran pajak secara online. MI/Arya Manggala


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami perkara suap di Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang melibatkan tiga korporasi. Yakni, PT PAN Indonesia (Bank Panin), PT Jhonlin Baratama, dan perusahaan asal Lampung, PT. Gunung Madu Plantations.

Teranyar, KPK menggeledah kantor PT Jhonlin Baratama di Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu dan tiga rumah milik pihak-pihak yang terkait dengan kasus tersebut. KPK juga dikabarkan telah menetapkan empat orang konsultan pajak dari tiga perusahaan tersebut sebagai tersangka. Termasuk dua konsultan PT. Gunung Madu.

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, membenarkan kabar tersebut. 

"Infonya konsultan pajak juga sudah tersangka," ucap Boyamin, Jumat, 19 Maret 2021.

Baca: Perusahaan Konsultan di Balik Dugaan Pengemplangan Pajak PT Gunung Madu

 

Terkait kabar pemeriksaan KPK terhadap pihak perusahaan, Boyamin menduga baru sebatas melengkapi bukti-bukti para pelaku yang ditetapkan tersangka.

"Biasanya untuk melengkapi saja, belum mengembang ke perusahaan," katanya.

Lampost.co mengonfirmasi Ketua KPK, Komjen Pol Firli Bahuri, ihwal kebenaran kabar tersebut. Sayangnya, Firli belum memberikan jawaban dengan spesifik. Ia mengatakan pengunguman tersangka akan dilakukan setelah alat bukti dinyatakan cukup.

"Nanti, pada saatnya kami akan umumkan setelah cukup bukti dan tersangka sudah kami tangkap serta ditahan. Kita hormati proses yang sedang berjalan," kata dia.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait