#KPAI#rokokelektrik

KPAI Sebut Rokok Elektrik Pintu Masuk Narkoba Bagi Anak 

KPAI Sebut Rokok Elektrik Pintu Masuk Narkoba Bagi Anak 
Pekerja menata botol berisi cairan rokok elektronik (vape) di Bandung, Jawa Barat. (ANTARA/M Agung Rajasa) 


KOMISIONER bidang Kesehatan dan Narkotika Psikotropika dan Zat Adiktif Komisi (NAPZA) Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Sitti Hikmawatty mengatakan rokok elektrik dapat menjadi pintu masuk bagi anak mendapatkan paparan NAPZA. "Rokok elektrik itu jadi pintu masuk yang cukup signifikan," kata Hikmah, Rabu (26/6/2019).      
 
Komisioner KPAI itu mengatakan rokok elektrik atau vape memiliki dampak yang tidak baik bagi kesehatan dan tumbuh kembang anak sebagaimana zat berbahaya lain. Dia mengatakan pengguna vape meningkat menjadi 2,2 juta pengguna pada 2019 dari dari 1,2 juta di 2018.    
 
Menurutnya, realitas tersebut harus menjadi perhatian karena anak dapat terpapar karena hidup di antara pengguna rokok elektrik, termasuk rokok bakar biasa. "Jika orang dewasa sangat rentan tentu anak lebih rentan lagi," katanya.  
 
Hikmah mengatakan perlu intervensi serius dari setiap pihak agar anak tidak terpapar rokok elektrik bahkan menjauhkan mereka agar tidak menjadi pengguna vape. 
 
 


EDITOR

MI


loading...



Komentar


Berita Terkait